alexametrics
32C
Malang
Friday, 23 April 2021

Jubir Satgas Covid Kota Malang Jadi Kadinkes, PR Awal: Vaksinasi Guru

MALANG KOTA – Pelantikan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan langsung oleh Walikota Malang, Sutiaji, bertempat di Ruang Sidang Balaikota Senin (1/3). Salah satu yang resmi dilantik yakni Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif.

Pria yang sebelumnya menjabat jubir satgas Covid-19 Kota Malang, langsung diberi tugas oleh Sutiaji untuk mempercepat proses vaksinasi di Kota Malang.

“Terdekat sesuai arahan dari pak wali, kita prioritaskan vaksinasi tenaga pendidik mulai dari SMA sampai SD/TK. Untuk yang kedua, pedagang Kota Malang,” ujar Husnul kepada wartawan Senin (1/3).

Disinggung mengenai waktu pelaksanaan vaksinasi kepada tenaga pendidik, Husnul mengatakan pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan beberapa pihak.

“Kita masih koordinasi dengan dinas pendidikan berapa jumlah tenaga pendidik yang akan mendapatkan vaksinasi. Jadi ada dinas pendidikan kota dan cabang dinas dari provinsi untuk tingkat SMA. Kita lihat dulu berapa jumlahnya, kita juga melihat ketersediaan vaksin,” jelas dia.

Husnul berharap, proses tersebut dapat segara terealisasi, karena merupakan prioritas arahan dari Walikota Malang yang langsung diberikan kepadanya.

“Tadi juga sudah ke pak Suwarjana, kita juga menghubungi kacab dinas untuk meminta data jumlah tenaga pendidik. Intinya, kita realisasi dulu prioritas pak wali. Kita akan lakukan percepatan vaksinasi,” pungkas dia.

Pewarta: Andika Satria Perdana

MALANG KOTA – Pelantikan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan langsung oleh Walikota Malang, Sutiaji, bertempat di Ruang Sidang Balaikota Senin (1/3). Salah satu yang resmi dilantik yakni Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif.

Pria yang sebelumnya menjabat jubir satgas Covid-19 Kota Malang, langsung diberi tugas oleh Sutiaji untuk mempercepat proses vaksinasi di Kota Malang.

“Terdekat sesuai arahan dari pak wali, kita prioritaskan vaksinasi tenaga pendidik mulai dari SMA sampai SD/TK. Untuk yang kedua, pedagang Kota Malang,” ujar Husnul kepada wartawan Senin (1/3).

Disinggung mengenai waktu pelaksanaan vaksinasi kepada tenaga pendidik, Husnul mengatakan pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan beberapa pihak.

“Kita masih koordinasi dengan dinas pendidikan berapa jumlah tenaga pendidik yang akan mendapatkan vaksinasi. Jadi ada dinas pendidikan kota dan cabang dinas dari provinsi untuk tingkat SMA. Kita lihat dulu berapa jumlahnya, kita juga melihat ketersediaan vaksin,” jelas dia.

Husnul berharap, proses tersebut dapat segara terealisasi, karena merupakan prioritas arahan dari Walikota Malang yang langsung diberikan kepadanya.

“Tadi juga sudah ke pak Suwarjana, kita juga menghubungi kacab dinas untuk meminta data jumlah tenaga pendidik. Intinya, kita realisasi dulu prioritas pak wali. Kita akan lakukan percepatan vaksinasi,” pungkas dia.

Pewarta: Andika Satria Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru