alexametrics
32C
Malang
Friday, 23 April 2021

KLB Demokrat Angkat Moeldoko Jadi Ketum, AHY: Dagelan!

RADAR MALANG – Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres V Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara yang mengangkat Moeldoko sebagai ketua umum tidak bisa diterima akal sehat. Selain ilegal, peserta yang hadir juga bukanlah kader Partai Demokrat yang sah.

“KLB ini dagelan, kami akan hadapi dan kami lawan. Karena kami memiliki kewajiban menjaga kedaulatan Partai Demokrat,” ujar AHY di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat (5/3) seperti dilansir dari Jawapos hari ini (5/3).

Baca juga : Hari Ini, Partai Demokrat Rival AHY Gelar KLB

AHY menegaskan, bahwa para pengurus DPD dan DPC sebagai pemilik suara sah, tidak ikut serta dalam KLB di Deli Serdang tersebut. Sehingga dia mengaku aneh, kader mana yang diajak dalam KLB tersebut.

“Saya sendiri telah memegang surat kesetiaan penolakan KLB dari ketua DPD dan DPC, paling tidak sampai tadi pagi. Pemilik suara sah ada di tempatnya masing-masing,” tegasnya.

AHY juga mengemukakan ada beberapa hal yang perlu dipenuhi untuk menggelar KLB berdasar AD/ART disetujui didukung 2/3 dari DPD dan setengah dari jumlah DPC. Kemudian KLB harus sepertujuan dari Ketua Majelis Tinggi Partai.

Namun, AHY menyatakan jika KLB yang digelar di Deli Serdang tidak memenuhinya. Dia mengemukakan, faktanya seluruh Ketua DPD Partai Demokrat berada di daerah masing-masing. Bahkan, AHY menyatakan 93 persen pemilik suara yang sah tidak mengikuti agenda tersebut.

“Kalau ada yang mengatasnamakan Ketua DPD dan DPC dan pemilik suara yang sah tentu berita bohong,” tegasnya.

Sumber: Jawapos

RADAR MALANG – Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres V Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara yang mengangkat Moeldoko sebagai ketua umum tidak bisa diterima akal sehat. Selain ilegal, peserta yang hadir juga bukanlah kader Partai Demokrat yang sah.

“KLB ini dagelan, kami akan hadapi dan kami lawan. Karena kami memiliki kewajiban menjaga kedaulatan Partai Demokrat,” ujar AHY di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat (5/3) seperti dilansir dari Jawapos hari ini (5/3).

Baca juga : Hari Ini, Partai Demokrat Rival AHY Gelar KLB

AHY menegaskan, bahwa para pengurus DPD dan DPC sebagai pemilik suara sah, tidak ikut serta dalam KLB di Deli Serdang tersebut. Sehingga dia mengaku aneh, kader mana yang diajak dalam KLB tersebut.

“Saya sendiri telah memegang surat kesetiaan penolakan KLB dari ketua DPD dan DPC, paling tidak sampai tadi pagi. Pemilik suara sah ada di tempatnya masing-masing,” tegasnya.

AHY juga mengemukakan ada beberapa hal yang perlu dipenuhi untuk menggelar KLB berdasar AD/ART disetujui didukung 2/3 dari DPD dan setengah dari jumlah DPC. Kemudian KLB harus sepertujuan dari Ketua Majelis Tinggi Partai.

Namun, AHY menyatakan jika KLB yang digelar di Deli Serdang tidak memenuhinya. Dia mengemukakan, faktanya seluruh Ketua DPD Partai Demokrat berada di daerah masing-masing. Bahkan, AHY menyatakan 93 persen pemilik suara yang sah tidak mengikuti agenda tersebut.

“Kalau ada yang mengatasnamakan Ketua DPD dan DPC dan pemilik suara yang sah tentu berita bohong,” tegasnya.

Sumber: Jawapos

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru