KABUPATEN – Koalisi pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yakni Sanusi dan Didik Gatot Subroto mendapatkan amunisi baru. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dipastikan akan menjadi mesin pendongkrak pasangan Sanusi dan Didik Gatot Subroto dalam Pilkada Kabupaten Malang akan digelar tahun 2020 ini.
Pekan lalu, Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) dan Partai Demokrat juga secara resmi bergabung dengan koalisi pasangan yang berjuluk SanDi ini. Dengan bergabungnya Gerindra, maka dukungan ke SanDi kini sebanyak 29 kursi dari kalangan parlemen yang berasal dari PDIP sendiri, PPP, Nasdem, Demokrat, dan yang teranyar yakni Gerindra.
Ketua DPC Gerindra Kabupaten Malang Chusni Mubarak menuturkan, bahwa kemarin sore telah dilaksanakan rakordasus oleh DPD Gerindra Jawa Timur. Dalam rakor yang digelar di Surabaya tersebut, ketua DPD dan desk pilkada memanggil seluruh ketua DPC yang wilayahnya akan melaksanakan pilkada serentak dalam waktu dekat ini. Tidak terkecuali pengurus DPC Gerindra Kabupaten Malang.
“Hasilnya ada kecenderungan akan mengusung (pasangan) SanDi,” kata Chusni saat dikonfirmasi radarmalang.jawapos.id, Sabtu (4/7) sore.
Dalam rakordasus tersebut, pria asal Kepanjen itu menuturkan bahwa pihaknya telah memaparkan seluruh hasil kajian, komunikasi, juga konstelasi terakhir yang mereka rumuskan dalam bentuk scoring pemetaan pilkada di Kabupaten Malang. Kesungguhan untuk menang (dalam pilkada) yang menjadi target kami, maka dari hasil (skoring tersebut) kami (merapat) ke SanDi,” sambung Chusni.
Langkah selanjutnya, pria asal Kepanjen itu menuturkan bahwa DPD akan menyampaikan hasil dari rakordasus tersebut kepada DPP Gerindra untuk dituangkan dalam surat rekomendasi resmi.
Menyikapi bergabungnya partai berlambang burung garuda tersebut, Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto menuturkan bahwa pihaknya menyambut dengan tangan terbuka atas bergabungnya Gerindra dengan poros PDIP.
“Ya artinya kami akan semakin kuat, bahwa dalam rangka memenangkan dan membangun Kabupaten Malang secara bersama-sama ini tentunya akan lebih mudah,” kata Didik di ujung telepon yang dikonfirmasi terpisah.
Menyusul tiga partai dari kalangan parlemen yang sebelumnya lebih dahulu merapat, dengan bergabungnya Gerindra dengan PDIP maka partai berlambang banteng dengan moncong putih tersebut telah memastikan diri untuk maju dengan kekuatan penuh.
“Kami tidak akan berpuas diri dengan dukungan dari jajaran parlemen saja, namun juga dari partai-partai non parlemen,” ujar Didik.
Pewarta: Farik Fajarwati
Editor: Hendarmono Al Sidarto