alexametrics
28C
Malang
Monday, 19 April 2021

Dibobol Penyusup, Pangkalan Pesawat Kepresidenan AS Lakukan Ini

RADAR MALANG – Angkatan Udara AS akan melakukan tinjauan keamanan global setelah penyusup memasuki pangkalan yang menampung pesawat udara kepresidenan, Air Force One. Pada Kamis lalu (4/2), seorang pria dewasa yang tidak bersenjata dapat mengakses pangkalan di Maryland dan memasuki pesawat C-40, bagian dari armada yang digunakan oleh para pemimpin pemerintah. “Semua orang menanggapi ini dengan sangat serius,” kata juru bicara departemen pertahanan John Kirby pada hari Jumat.

Dilansir dari bbc.com Sabtu (6/2), tidak ada indikasi bahwa penyusup itu terkait dengan kelompok ekstremis dari informasi yang ada. Tersangka ditahan oleh pasukan keamanan di pangkalan tersebut, menurut pernyataan dari angkatan udara. Dia diamankan karena masuk tanpa izin dan diserahkan kepada penegak hukum setempat. Tidak ada personel yang dirugikan selama pelanggaran tersebut.

Pangkalan Gabungan Andrews terletak sekitar 15 mil (24 km) dari Gedung Putih di Washington DC, dan sering digunakan oleh presiden, wakil presiden, dan para pemimpin AS lainnya. Inspektur jenderal angkatan udara akan melakukan penyelidikan atas pembobolan tersebut. Ia juga akan melakukan tinjauan komprehensif terhadap keamanan dan tren instalasi di pangkalannya di seluruh dunia.
“Keamanan instalasi kami adalah yang terpenting,” kata Kolonel Roy Oberhaus, seorang komandan di Pangkalan Gabungan Andrews dalam sebuah pernyataan. “Ini adalah pelanggaran keamanan yang serius”.

Pembobolan itu terjadi hampir satu bulan setelah kerusuhan 6 Januari di Capitol AS yang telah memberlakukan protokol keamanan yang lebih ketat. Ribuan pasukan garda nasional akan tetap berada di Washington hingga Maret.

Penulis: Fara Trisna Rahmadani

RADAR MALANG – Angkatan Udara AS akan melakukan tinjauan keamanan global setelah penyusup memasuki pangkalan yang menampung pesawat udara kepresidenan, Air Force One. Pada Kamis lalu (4/2), seorang pria dewasa yang tidak bersenjata dapat mengakses pangkalan di Maryland dan memasuki pesawat C-40, bagian dari armada yang digunakan oleh para pemimpin pemerintah. “Semua orang menanggapi ini dengan sangat serius,” kata juru bicara departemen pertahanan John Kirby pada hari Jumat.

Dilansir dari bbc.com Sabtu (6/2), tidak ada indikasi bahwa penyusup itu terkait dengan kelompok ekstremis dari informasi yang ada. Tersangka ditahan oleh pasukan keamanan di pangkalan tersebut, menurut pernyataan dari angkatan udara. Dia diamankan karena masuk tanpa izin dan diserahkan kepada penegak hukum setempat. Tidak ada personel yang dirugikan selama pelanggaran tersebut.

Pangkalan Gabungan Andrews terletak sekitar 15 mil (24 km) dari Gedung Putih di Washington DC, dan sering digunakan oleh presiden, wakil presiden, dan para pemimpin AS lainnya. Inspektur jenderal angkatan udara akan melakukan penyelidikan atas pembobolan tersebut. Ia juga akan melakukan tinjauan komprehensif terhadap keamanan dan tren instalasi di pangkalannya di seluruh dunia.
“Keamanan instalasi kami adalah yang terpenting,” kata Kolonel Roy Oberhaus, seorang komandan di Pangkalan Gabungan Andrews dalam sebuah pernyataan. “Ini adalah pelanggaran keamanan yang serius”.

Pembobolan itu terjadi hampir satu bulan setelah kerusuhan 6 Januari di Capitol AS yang telah memberlakukan protokol keamanan yang lebih ketat. Ribuan pasukan garda nasional akan tetap berada di Washington hingga Maret.

Penulis: Fara Trisna Rahmadani

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru