alexametrics
25.9C
Malang
Friday, 22 January 2021

Kompori Aksi Rusuh Gedung Capitol, Twitter “Bungkam” Akun Trump

RADARMALANG – Twitter melakukan penutupan akun Donald Trump, terkait beberapa cuitan yang dinilai memberikan dukungan aksi kekerasan warga di Gedung Capitol, Washington DC.

“Kami telah meminta penghapusan tiga tweet @realDOnalTrump yang sudah di-posting sebelumnya, karena pelanggaran berat dan berulang terhadap Kebijakan Integritas Sipil kami,” kata Twitter (7/1).

Screenshot akun Twitter Donald Trump (Twitter @realDonaldTrump)

“Jika tweet itu dihapus maka akan dikunci sementara selama 12 jam, namun jika tidak akun akan ditutup permanen,” lanjut pemberitahuan Twitter tersebut.

Sebelumnya, tweet yang di-posting oleh Donald Trump mengandung provokatif dan dianggap menyesatkan. Semula, Twitter hanya membatasi tweet tersebut dengan tidak bisa di retweet, reply, maupun like.

“Pembungkaman” Twitter Donald Trump ini dipicu aksi yang dilakukan para pendukung Trump di Washington DC yang berujung kerusuhan. Para simpatisan Trump menentang pengesahan Joe Bidden yang berarti juga menahbiskan kekalahan Trump.

Massa bertindak anarkis setelah berhasil mendobrak masuk pintu Capitol dan menentang pengesahan Biden sebagai Presiden. Dua orang dari massa pendukung Trump dilaporkan tewas, sementara pengesahan kemenangan Joe Biden dilakukan penundaan.

Penulis : Khrisna Ambar

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca