alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 25 July 2021

PKB Sebut Masuknya TKA Tiongkok Picu Krisis Kepercayaan Publik

RADAR MALANG – Indonesia kedatangan 20 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang masuk lewat Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Padahal pemerintah tengah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan pemerintah harus tegas dalam membuat sebuah kebijakan. Pasalnya hal ini bisa memunculkan ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah.

“Kebijakan PPKM Darurat ini harus diikuti dengan contoh dan keteladanan di tempat lain, termasuk para TKA maka itu bagian dari memprovokasi keadaan. Masyarakat akan merasa diperlakukan tidak adil,” ujar pria yang akrab disapa Gus Jazil kepada wartawan, Rabu (7/7).

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan jika ada TKA yang datang maka jangan didiamkan. Sehingga memang perlu adanya penjelasan.

“Kalau didiamkan maka menjadi pro kontra. Bagaimana spirit masyarakat bisa terjaga sementara mereka melihat ada TKA bebas masuk. Nyatakan saja bahwa ini legal, ini boleh, memenuhi syarat, misalnya, sehingga publik tidak bertanya-tanya. Kalau sekarang ini kan malah menjadi fitnah,” katanya.

Menurut Gus Jazil, dalam membuat sebuah kebijakan apalagi yang sangat strategis seperti PPKM Darurat, salah satu kunci suksesnya adalah adanya keteladanan dari pejabat yang mengeluarkan kebijakan, dalam hal ini pemerintah.

“Katakan saja lalu lintas penerbangan luar negeri ini dibuka. Tunjukkan saja prosedurnya dan mereka yang masuk ini memang sudah aman dari Covid-19. Kalau tidak dijelaskan yang muncul adalah rasa ketidakpercayaan publik,” tutur anggota Komisi III DPR ini.

Diketahui, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menjelaskan tujuan masuknya TKA asal Tiongkok ke Indonesia tepatnya wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kedatangan TKA Tiongkok ini bikin heboh karena terjadi saat pemerintah sedang menerapkan PPKM Darurat di Jawa dan Bali.

Sumber: Jawa Pos Group

RADAR MALANG – Indonesia kedatangan 20 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang masuk lewat Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Padahal pemerintah tengah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan pemerintah harus tegas dalam membuat sebuah kebijakan. Pasalnya hal ini bisa memunculkan ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah.

“Kebijakan PPKM Darurat ini harus diikuti dengan contoh dan keteladanan di tempat lain, termasuk para TKA maka itu bagian dari memprovokasi keadaan. Masyarakat akan merasa diperlakukan tidak adil,” ujar pria yang akrab disapa Gus Jazil kepada wartawan, Rabu (7/7).

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan jika ada TKA yang datang maka jangan didiamkan. Sehingga memang perlu adanya penjelasan.

“Kalau didiamkan maka menjadi pro kontra. Bagaimana spirit masyarakat bisa terjaga sementara mereka melihat ada TKA bebas masuk. Nyatakan saja bahwa ini legal, ini boleh, memenuhi syarat, misalnya, sehingga publik tidak bertanya-tanya. Kalau sekarang ini kan malah menjadi fitnah,” katanya.

Menurut Gus Jazil, dalam membuat sebuah kebijakan apalagi yang sangat strategis seperti PPKM Darurat, salah satu kunci suksesnya adalah adanya keteladanan dari pejabat yang mengeluarkan kebijakan, dalam hal ini pemerintah.

“Katakan saja lalu lintas penerbangan luar negeri ini dibuka. Tunjukkan saja prosedurnya dan mereka yang masuk ini memang sudah aman dari Covid-19. Kalau tidak dijelaskan yang muncul adalah rasa ketidakpercayaan publik,” tutur anggota Komisi III DPR ini.

Diketahui, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menjelaskan tujuan masuknya TKA asal Tiongkok ke Indonesia tepatnya wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kedatangan TKA Tiongkok ini bikin heboh karena terjadi saat pemerintah sedang menerapkan PPKM Darurat di Jawa dan Bali.

Sumber: Jawa Pos Group

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru