alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

Busyro Sebut KPK Era Firli Diwarnai Banyak Kebijakan Absurd

RADAR MALANG – Sejumlah mantan pemimpin KPK ikut angkat bicara di balik kontroversi di internal lembaga antirasuah tersebut. Tak terkecuali mantan Pimpinan KPK Busyro Muqoddas. Dia memastikan tidak ada militansi bernuansa agama di KPK.

Busyro menegaskan bahwa lintas agama di KPK sangat kompak dan tidak membeda-bedakan satu dengan yang lain. “Saya bersaksi selama empat tahun di sana dan selama itu saya terus menjalin hubungan yang sangat lekat dengan teman-teman di KPK. Tidak ada militansi bernapas agama tertentu,” terang Busyro. Menurutnya, meski menganut aga yang berbeda-beda, pegawai KPK tetap kompak dalam menjalankan tugas. ”Ada Kristen yang saleh, Hindu yang saleh, Muslim yang saleh, Buddha yang saleh,” kata Busyro dalam diskusi daring, Minggu (9/5).

Hal itu disampaikan Busyro karena KPK kerap ditimpa isu-isu miring seperti adanya kelompok Taliban alias Islam radikal. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu justu menilai, KPK di era kepemimpinan Firli Bahuri hanya diisi oleh kontroversi. “Periode Pak Firli sekarang ini banyak diwarnai dengan isu-isu dan kebijakan-kebijakan yang absurd, yang kacau,” ungkap Busyro.

Busyro menyampaikan, terdapat politisasi terhadap KPK sehingga diserang dengan berbagai isu. Dia tak memungkiri, penyerangan itu untuk melemahkan kinerja KPK. “Yang terakhir diikuti dengan proses alih status sekarang ini, berdasarkan Perkom Pimpinan KPK yang sekarang ini,” kecamnya.

Sumber: Jawapos

RADAR MALANG – Sejumlah mantan pemimpin KPK ikut angkat bicara di balik kontroversi di internal lembaga antirasuah tersebut. Tak terkecuali mantan Pimpinan KPK Busyro Muqoddas. Dia memastikan tidak ada militansi bernuansa agama di KPK.

Busyro menegaskan bahwa lintas agama di KPK sangat kompak dan tidak membeda-bedakan satu dengan yang lain. “Saya bersaksi selama empat tahun di sana dan selama itu saya terus menjalin hubungan yang sangat lekat dengan teman-teman di KPK. Tidak ada militansi bernapas agama tertentu,” terang Busyro. Menurutnya, meski menganut aga yang berbeda-beda, pegawai KPK tetap kompak dalam menjalankan tugas. ”Ada Kristen yang saleh, Hindu yang saleh, Muslim yang saleh, Buddha yang saleh,” kata Busyro dalam diskusi daring, Minggu (9/5).

Hal itu disampaikan Busyro karena KPK kerap ditimpa isu-isu miring seperti adanya kelompok Taliban alias Islam radikal. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu justu menilai, KPK di era kepemimpinan Firli Bahuri hanya diisi oleh kontroversi. “Periode Pak Firli sekarang ini banyak diwarnai dengan isu-isu dan kebijakan-kebijakan yang absurd, yang kacau,” ungkap Busyro.

Busyro menyampaikan, terdapat politisasi terhadap KPK sehingga diserang dengan berbagai isu. Dia tak memungkiri, penyerangan itu untuk melemahkan kinerja KPK. “Yang terakhir diikuti dengan proses alih status sekarang ini, berdasarkan Perkom Pimpinan KPK yang sekarang ini,” kecamnya.

Sumber: Jawapos

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru