21.6 C
Malang
Friday, 3 February 2023

Aries Siap Dongkrak Prestasi Kota Batu

KOTA BATU – Ada dua catatan dari dewan untuk Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai yang dilantik kemarin (19/1). Dalam setahun ke depan, legislator meminta agar pengganti Dewanti Rumpoko itu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menurunkan angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa).

Seperti diberitakan, tahun ini PAD Kota Batu ditarget mencapai Rp 250 miliar. Ini meningkat dibanding tahun lalu yang hanya Rp 200 miliar. Sementara Silpa pada 2022 lalu Rp 211 miliar.

Anggota DPRD Kota Batu Ludi Tanarto mengatakan, pihaknya akan melakukan fungsi legislatif usai Pj wali kota dilantik. Salah satu tugas legislatif yang dia maksud adalah menyusun anggaran. “Kami berharap agar Pj Wali Kota Batu dapat meningkatkan PAD. Salah satunya dengan melakukan pengoptimalan sumber daya,” ujar Ludi kemarin (19/1).

Sebagai Pj Wali Kota Batu, kata Ludi, Aries harus punya terobosan menggali sumber pendapatan untuk mendongkrak PAD. Kemudian, lanjutnya, Pj juga harus mampu menyukseskan program strategis daerah.

Hal tersebut harus menjadi prioritas selama masa transisi satu tahun ke depan. Politikus partai keadilan sejahtera (PKS) itu melihat, ada hal urgent yang harus disoroti Pj Wali Kota selama masa transisi. Salah satunya, banyak perizinan masyarakat yang terkendala.

Izin-izin yang terkendala itu seperti izin perumahan. ”Kami meminta urusan perizinan ini secepatnya diselesaikan,” tandasnya.

Sementara terkait tingginya Silpa, Ludi berharap Pj wali kota mampu menekan. “Angka Silpa di Kota Batu masih sangat tinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa kinerja birokrasi dalam merealisasikan perencanaan masih lemah,” beber Ludi.

Menurut Ludi, salah satu yang bisa dilakukan Pj wali kota adalah menerapkan manajemen pemerintahan yang lebih baik. Tujuannya agar realisasi program bisa lebih tinggi dan serapan anggaran lebih maksimal.

Sedangkan Ketua DPRD Kota Batu Asmadi meminta Pj Wali Kota Batu bisa menyelaraskan langkah dengan seluruh perangkat daerah (PD) di Pemkot Batu. Kemudian juga menyinergikan bersama seluruh elemen. “Sinergitas yang kuat ini menjadi kunci agar seluruh program prioritas dalam APBD 2023 berjalan optimal,” ujarnya.

Dia mengusulkan supaya Pj wali kota juga dapat menyerap langsung aspirasi masyarakat. Mulai dari kelompok petani, pengusaha kecil, pegiat wisata, pelaku seni budaya serta seluruh pemangku kebijakan di berbagai lapisan.

Masuknya beragam aspirasi dari berbagai kalangan ini menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan pada 2024 mendatang. “Saya pikir itu poin penting Pj wali kota yang harus segera dirumuskan bersama. Selanjutnya bisa diimplementasikan melalui RAPBD tahun depan,” pungkasnya.

Sementara itu, usai menjalani pengukuhan sebagai Pj Wali Kota Batu, Aries mengaku sudah mendapat arahan dari kementerian dan gubernur. Intinya, Kota Batu harus terus berprestasi dan berkembang. “Rencana pembangunan sudah jelas. Kami siap melaksanakannya dan berkoordinasi dengan berbagai elemen,” kata Aries.

Dia menambahkan, jabatan sebagai Pj Wali Kota hanya setahun. Meski begitu, Aries mengaku siap untuk meningkatkan prestasi Kota Apel tersebut. “Malam ini saya langsung ke Batu. Saya akan menerima seluruh masukan dan saran,” tambah Aries.

Dia menyebut ada sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian terkait Kota Batu, terutama soal destinasi wisata. Menurut Aries, sektor wisata di Batu harus terus mengalami perkembangan.

Sedangkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, saat ini sudah memasuki proses pelaksanaan RKPD tahun 2024. Pj Wali Kota Batu diminta untuk segera berkoordinasi dengan seluruh OPD di Pemkot Batu. “Sekarang juga musimnya musrenbang tingkat kabupaten/kota. Kami pikir Pak Aries sudah tahu SOP-nya,” kata Khofifah usai mengukuhkan Pj Wali Kota Batu di gedung Negara Grahadi Surabaya, kemarin (19/1).

Secara khusus, dia mengingatkan Aries untuk mengawal Perpres 80/2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di kawasan Gerbangkertasusila, Bromo Tengger Semeru (BTS), kawasan selingkar Wilis dan lintas selatan. Itu penting untuk perekonomian masyarakat.

Khofifah menegaskan, Kota Batu merupakan pusat wisata, sehingga sektor tersebut harus terus hidup. “Jika wisatanya hidup, maka lainnya juga ikut hidup. Ini harus mendapat perhatian,” kata Khofifah. (adk/hen/dan)

KOTA BATU – Ada dua catatan dari dewan untuk Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai yang dilantik kemarin (19/1). Dalam setahun ke depan, legislator meminta agar pengganti Dewanti Rumpoko itu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menurunkan angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa).

Seperti diberitakan, tahun ini PAD Kota Batu ditarget mencapai Rp 250 miliar. Ini meningkat dibanding tahun lalu yang hanya Rp 200 miliar. Sementara Silpa pada 2022 lalu Rp 211 miliar.

Anggota DPRD Kota Batu Ludi Tanarto mengatakan, pihaknya akan melakukan fungsi legislatif usai Pj wali kota dilantik. Salah satu tugas legislatif yang dia maksud adalah menyusun anggaran. “Kami berharap agar Pj Wali Kota Batu dapat meningkatkan PAD. Salah satunya dengan melakukan pengoptimalan sumber daya,” ujar Ludi kemarin (19/1).

Sebagai Pj Wali Kota Batu, kata Ludi, Aries harus punya terobosan menggali sumber pendapatan untuk mendongkrak PAD. Kemudian, lanjutnya, Pj juga harus mampu menyukseskan program strategis daerah.

Hal tersebut harus menjadi prioritas selama masa transisi satu tahun ke depan. Politikus partai keadilan sejahtera (PKS) itu melihat, ada hal urgent yang harus disoroti Pj Wali Kota selama masa transisi. Salah satunya, banyak perizinan masyarakat yang terkendala.

Izin-izin yang terkendala itu seperti izin perumahan. ”Kami meminta urusan perizinan ini secepatnya diselesaikan,” tandasnya.

Sementara terkait tingginya Silpa, Ludi berharap Pj wali kota mampu menekan. “Angka Silpa di Kota Batu masih sangat tinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa kinerja birokrasi dalam merealisasikan perencanaan masih lemah,” beber Ludi.

Menurut Ludi, salah satu yang bisa dilakukan Pj wali kota adalah menerapkan manajemen pemerintahan yang lebih baik. Tujuannya agar realisasi program bisa lebih tinggi dan serapan anggaran lebih maksimal.

Sedangkan Ketua DPRD Kota Batu Asmadi meminta Pj Wali Kota Batu bisa menyelaraskan langkah dengan seluruh perangkat daerah (PD) di Pemkot Batu. Kemudian juga menyinergikan bersama seluruh elemen. “Sinergitas yang kuat ini menjadi kunci agar seluruh program prioritas dalam APBD 2023 berjalan optimal,” ujarnya.

Dia mengusulkan supaya Pj wali kota juga dapat menyerap langsung aspirasi masyarakat. Mulai dari kelompok petani, pengusaha kecil, pegiat wisata, pelaku seni budaya serta seluruh pemangku kebijakan di berbagai lapisan.

Masuknya beragam aspirasi dari berbagai kalangan ini menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan pada 2024 mendatang. “Saya pikir itu poin penting Pj wali kota yang harus segera dirumuskan bersama. Selanjutnya bisa diimplementasikan melalui RAPBD tahun depan,” pungkasnya.

Sementara itu, usai menjalani pengukuhan sebagai Pj Wali Kota Batu, Aries mengaku sudah mendapat arahan dari kementerian dan gubernur. Intinya, Kota Batu harus terus berprestasi dan berkembang. “Rencana pembangunan sudah jelas. Kami siap melaksanakannya dan berkoordinasi dengan berbagai elemen,” kata Aries.

Dia menambahkan, jabatan sebagai Pj Wali Kota hanya setahun. Meski begitu, Aries mengaku siap untuk meningkatkan prestasi Kota Apel tersebut. “Malam ini saya langsung ke Batu. Saya akan menerima seluruh masukan dan saran,” tambah Aries.

Dia menyebut ada sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian terkait Kota Batu, terutama soal destinasi wisata. Menurut Aries, sektor wisata di Batu harus terus mengalami perkembangan.

Sedangkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, saat ini sudah memasuki proses pelaksanaan RKPD tahun 2024. Pj Wali Kota Batu diminta untuk segera berkoordinasi dengan seluruh OPD di Pemkot Batu. “Sekarang juga musimnya musrenbang tingkat kabupaten/kota. Kami pikir Pak Aries sudah tahu SOP-nya,” kata Khofifah usai mengukuhkan Pj Wali Kota Batu di gedung Negara Grahadi Surabaya, kemarin (19/1).

Secara khusus, dia mengingatkan Aries untuk mengawal Perpres 80/2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di kawasan Gerbangkertasusila, Bromo Tengger Semeru (BTS), kawasan selingkar Wilis dan lintas selatan. Itu penting untuk perekonomian masyarakat.

Khofifah menegaskan, Kota Batu merupakan pusat wisata, sehingga sektor tersebut harus terus hidup. “Jika wisatanya hidup, maka lainnya juga ikut hidup. Ini harus mendapat perhatian,” kata Khofifah. (adk/hen/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru