alexametrics
23.3 C
Malang
Monday, 15 August 2022

Wali Kota Malang Sunat Tunjangan ASN Untuk Penanganan Covid-19

”Ini kami juga sedang menambah sentra ICU di RSUD (Kota Malang). Maka dari itu, bisa dikatakan bila penanganan Covid-19 saat ini juga sedang darurat,” sambungnya.

Sebagai gambaran, TPP ASN itu turut diatur pemkot dalam Peraturan Wali Kota Malang (Perwali) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pemberian TPP kepada Pegawai ASN.

Nominal yang didapat ASN tiap bulannya bisa berbeda-beda. Tergantung jabatan seorang ASN. Jika merunut perwali tersebut, golongan VII ke atas bisa mendapatkan TPP yang cukup besar. Mulai dari Rp 5 juta hingga 29 juta. Nominal pastinya bakal dihitung berdasarkan kinerja dan absensi para ASN per bulannya.

Meski bakal kehilangan salah satu sumber pendapatannya, Sutiaji berharap para ASN dapat mengerti dengan keadaan saat ini. Sebab, ekonomi masyarakat juga tengah terpuruk dalam dua pekan terakhir. Dia tak ingin lebih banyak warga Kota Malang yang terdampak pandemi. ”Makanya, ini saya juga memutar otak supaya perekonomian dapat pulih,” imbuh pria asal Kabupaten Lamongan itu.

Ke depan, Sutiaji juga mengaku akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Dia punya gagasan agar tak hanya ASN yang TPP-nya terpotong. Namun juga masyarakat lain yang memiliki kelebihan harta agar mau membantu. ”Sudah saya omongkan ke presiden bahwa penanganan pandemi juga harus berorientasi memikirkan ekonomi masyarakat,” sambung suami dari Widayati itu.

”Ini kami juga sedang menambah sentra ICU di RSUD (Kota Malang). Maka dari itu, bisa dikatakan bila penanganan Covid-19 saat ini juga sedang darurat,” sambungnya.

Sebagai gambaran, TPP ASN itu turut diatur pemkot dalam Peraturan Wali Kota Malang (Perwali) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pemberian TPP kepada Pegawai ASN.

Nominal yang didapat ASN tiap bulannya bisa berbeda-beda. Tergantung jabatan seorang ASN. Jika merunut perwali tersebut, golongan VII ke atas bisa mendapatkan TPP yang cukup besar. Mulai dari Rp 5 juta hingga 29 juta. Nominal pastinya bakal dihitung berdasarkan kinerja dan absensi para ASN per bulannya.

Meski bakal kehilangan salah satu sumber pendapatannya, Sutiaji berharap para ASN dapat mengerti dengan keadaan saat ini. Sebab, ekonomi masyarakat juga tengah terpuruk dalam dua pekan terakhir. Dia tak ingin lebih banyak warga Kota Malang yang terdampak pandemi. ”Makanya, ini saya juga memutar otak supaya perekonomian dapat pulih,” imbuh pria asal Kabupaten Lamongan itu.

Ke depan, Sutiaji juga mengaku akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Dia punya gagasan agar tak hanya ASN yang TPP-nya terpotong. Namun juga masyarakat lain yang memiliki kelebihan harta agar mau membantu. ”Sudah saya omongkan ke presiden bahwa penanganan pandemi juga harus berorientasi memikirkan ekonomi masyarakat,” sambung suami dari Widayati itu.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

Menguat, Wacana Parkir Dikelola BUMD

Zumba Merah Putih

/