alexametrics
21.5 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

AHY Larang Kader Demokrat Bicara Pilpres 2024

RADAR MALANG – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Renanda Bachar mengatakan kader partai berlogo bintang mercy ini dilarang untuk bicara mengenai Pilpres 2024. Pelarangan kader tersebut lantaran adanya perintah dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“AHY meminta agar seluruh pengurus dan kader Partai Demokrat untuk tidak membuat statement soal koalisi Partai Demokrat di 2024 dan apalagi memasang-masangkan AHY dengan siapapun,” ujar Renanda saat dikonfirmasi, Sabtu (21/8).

Renanda menjelaskan pelarangan bicara mengenai Pilpres 2024 tersebut lantaran ketua umumnya AHY ingin para kader Partai Demokrat membantu masyarakat yang sedang kesusahan akibat pandemi Covid-19.

“Rakyat sedang susah dan AHY minta pengurus serta kader berkonsentrasi serta berkontribusi membantu sebisanya,” katanya, seperti dilansir dari Jawapos, Sabtu (21/8).

Renanda mengatakan dalam pandemi Covid-19 yang dihadapi Indonesia ini tidak tepat untuk mengeluarkan energinya bicara mengenai Pilpres 2024 yang masih jauh tersebut.

Bahkan menurut Renanda, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah menyampaikan rakyat Indonesia harus bergandengan tangan bersama pemerintah mengatasi pandemi Covid-19 di tanah air.

“Dalam situasi di mana pemerintah dan rakyat harus bersama sama mengatasi pendemi Covid-19 ini, Pak SBY meminta agar rakyat membantu pemerintah dan sebaliknya, pemerintah juga harus mau mendengarkan aspirasi dan masukan dari rakyat,” pungkasnya.

Sumber: Jawa Pos Group

RADAR MALANG – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Renanda Bachar mengatakan kader partai berlogo bintang mercy ini dilarang untuk bicara mengenai Pilpres 2024. Pelarangan kader tersebut lantaran adanya perintah dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“AHY meminta agar seluruh pengurus dan kader Partai Demokrat untuk tidak membuat statement soal koalisi Partai Demokrat di 2024 dan apalagi memasang-masangkan AHY dengan siapapun,” ujar Renanda saat dikonfirmasi, Sabtu (21/8).

Renanda menjelaskan pelarangan bicara mengenai Pilpres 2024 tersebut lantaran ketua umumnya AHY ingin para kader Partai Demokrat membantu masyarakat yang sedang kesusahan akibat pandemi Covid-19.

“Rakyat sedang susah dan AHY minta pengurus serta kader berkonsentrasi serta berkontribusi membantu sebisanya,” katanya, seperti dilansir dari Jawapos, Sabtu (21/8).

Renanda mengatakan dalam pandemi Covid-19 yang dihadapi Indonesia ini tidak tepat untuk mengeluarkan energinya bicara mengenai Pilpres 2024 yang masih jauh tersebut.

Bahkan menurut Renanda, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah menyampaikan rakyat Indonesia harus bergandengan tangan bersama pemerintah mengatasi pandemi Covid-19 di tanah air.

“Dalam situasi di mana pemerintah dan rakyat harus bersama sama mengatasi pendemi Covid-19 ini, Pak SBY meminta agar rakyat membantu pemerintah dan sebaliknya, pemerintah juga harus mau mendengarkan aspirasi dan masukan dari rakyat,” pungkasnya.

Sumber: Jawa Pos Group

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/