alexametrics
23C
Malang
Wednesday, 3 March 2021

Giring Kritisi Anies Baswedan, Pasha ‘Ungu’ Angkat Bicara

RADAR MALANG- Giring Nidji baru-baru ini memberikan kritik pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait pengelolaan banjir Jakarta. Ia mengatakan bahwa Anies tidak pernah serius dalam mengatasi banjir. Hal tersebut disampaikan melalui akun Instagram @giring pada Minggu (21/2).

“Mas Gubernur @aniesbaswedan jangan cuma melempar kesalahan pada curah hujan dan banjir kiriman. Pada banjir, kemarin, status pintu air di Bogor dan Depok normal. Artinya, banjir terjadi karena Mas Gubernur Anies tidak punya rencana dan cara yang jelas untuk mengatasinya,” tulis Giring.

“Selama tiga tahun terakhir Mas Anies tidak pernah serius mengatasi banjir selain itu Mas Anies terbukti tidak punya kapabilitas mengelola Jakarta. Naturalisasi sungai yang selalu digembor-gemborkan Mas Anies terbukti cuma konsep di atas kertas, tidak dikerjakan di lapangan sementara normalisasi sungai dihapuskan,” tambahnya.

Pelantun Laskar Pelangi itu juga mengatakan bahwa Anies Baswedan tidak melakukan upaya apapun dalam menanggulangi bencana banjir yang sering terjadi di Jakarta. Ia melontarkan bahwa anggaran Jakarta hanya dikeluarkan secara cuma-cuma untuk hal yang tidak perlu

“Selain itu, menjelang musim hujan, tidak terlihat ada upaya untuk mengeruk sungai, membersihkan saluran air, dan mengecek pompa,” tulis bapak empat anak itu.

“Ketika tindakan-tindakan itu tidak dilakukan, mustahil Jakarta bebas dari banjir. Padahal anggaran DKI Jakarta lebih dari cukup untuk membiayai itu semua,” lanjut Giring.

Ia mengatakan, anggaran Jakarta diboroskan untuk hal-hal yang dinilai tak perlu. Giring menyebut, pembayaran uang muka Formula E, mempercantik JPO, hingga mengecat genting rumah warga.

“Dari sini, Gubernur Anies terlihat tidak mampu menyusun prioritas. Kebutuhan mendesak dinomorduakan, hal-hal bersifat kosmetik justru didahulukan,” sebut Giring.

Hingga berita ini diturunkan, postingan Giring memperoleh 7.771 like dan 2.696 komentar. Tak hanya masyarakat umum yang mengomentari postingan penyanyi itu, Pasha ‘ungu’ juga terlihat mengomentari postingan kerabatnya itu.

“Saudaraku bro @giring yang terhormat.. saya izin komen di laman pa Plt.ketum psi..judgemebt bro ketum terkait kapabilitas pa gub @aniesbaswedan yang bro anggap tidak mampu mengelola Jakarta saya kira terlalu naif dan kerdil.. mengelola Jakarta tidak semudah bro mengkritik di medsos.. ,” tulis Pasha.

Mantan Wakil Wali Kota Palu ini juga menyarankan agar Giring selaku pemimpin partai seharusnya lebih bijak melihat situasi bangsa yang saat ini sedang ‘sakit’ dan ‘sulit’. Tak hanya itu, Pasha juga memberikan permohonan maaf apabila dirinya telah keliru dalam berpendapat.

“Selaku pemimpin partai di Republik ini sejatinya saudaraku Giring harus lebih bijak melihat situasi bangsa kita yang sedang ‘sakit’ & ‘sulit’.. setidaknya narasi yang dibangun harusnya menenangkan tidak ‘meresahkan’ apalagi sampai ke persoalan penilaian ketidakmampuan seseorang.. bukankah bro giring pun tidak dalam kapasitas menilai seperti itu..? apakah bro giring sudah pernah teruji mengelola sebuah kota/daerah atau kelurahan..? mohon maaf kalau saya keliru berpendapat bro ketum.. salam milenial!hidup PSI! salam hormat saya –pasha- ketua DPD PAN…,” tulis suami Adelia tersebut.

Penulis : Anggi Dianing

RADAR MALANG- Giring Nidji baru-baru ini memberikan kritik pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait pengelolaan banjir Jakarta. Ia mengatakan bahwa Anies tidak pernah serius dalam mengatasi banjir. Hal tersebut disampaikan melalui akun Instagram @giring pada Minggu (21/2).

“Mas Gubernur @aniesbaswedan jangan cuma melempar kesalahan pada curah hujan dan banjir kiriman. Pada banjir, kemarin, status pintu air di Bogor dan Depok normal. Artinya, banjir terjadi karena Mas Gubernur Anies tidak punya rencana dan cara yang jelas untuk mengatasinya,” tulis Giring.

“Selama tiga tahun terakhir Mas Anies tidak pernah serius mengatasi banjir selain itu Mas Anies terbukti tidak punya kapabilitas mengelola Jakarta. Naturalisasi sungai yang selalu digembor-gemborkan Mas Anies terbukti cuma konsep di atas kertas, tidak dikerjakan di lapangan sementara normalisasi sungai dihapuskan,” tambahnya.

Pelantun Laskar Pelangi itu juga mengatakan bahwa Anies Baswedan tidak melakukan upaya apapun dalam menanggulangi bencana banjir yang sering terjadi di Jakarta. Ia melontarkan bahwa anggaran Jakarta hanya dikeluarkan secara cuma-cuma untuk hal yang tidak perlu

“Selain itu, menjelang musim hujan, tidak terlihat ada upaya untuk mengeruk sungai, membersihkan saluran air, dan mengecek pompa,” tulis bapak empat anak itu.

“Ketika tindakan-tindakan itu tidak dilakukan, mustahil Jakarta bebas dari banjir. Padahal anggaran DKI Jakarta lebih dari cukup untuk membiayai itu semua,” lanjut Giring.

Ia mengatakan, anggaran Jakarta diboroskan untuk hal-hal yang dinilai tak perlu. Giring menyebut, pembayaran uang muka Formula E, mempercantik JPO, hingga mengecat genting rumah warga.

“Dari sini, Gubernur Anies terlihat tidak mampu menyusun prioritas. Kebutuhan mendesak dinomorduakan, hal-hal bersifat kosmetik justru didahulukan,” sebut Giring.

Hingga berita ini diturunkan, postingan Giring memperoleh 7.771 like dan 2.696 komentar. Tak hanya masyarakat umum yang mengomentari postingan penyanyi itu, Pasha ‘ungu’ juga terlihat mengomentari postingan kerabatnya itu.

“Saudaraku bro @giring yang terhormat.. saya izin komen di laman pa Plt.ketum psi..judgemebt bro ketum terkait kapabilitas pa gub @aniesbaswedan yang bro anggap tidak mampu mengelola Jakarta saya kira terlalu naif dan kerdil.. mengelola Jakarta tidak semudah bro mengkritik di medsos.. ,” tulis Pasha.

Mantan Wakil Wali Kota Palu ini juga menyarankan agar Giring selaku pemimpin partai seharusnya lebih bijak melihat situasi bangsa yang saat ini sedang ‘sakit’ dan ‘sulit’. Tak hanya itu, Pasha juga memberikan permohonan maaf apabila dirinya telah keliru dalam berpendapat.

“Selaku pemimpin partai di Republik ini sejatinya saudaraku Giring harus lebih bijak melihat situasi bangsa kita yang sedang ‘sakit’ & ‘sulit’.. setidaknya narasi yang dibangun harusnya menenangkan tidak ‘meresahkan’ apalagi sampai ke persoalan penilaian ketidakmampuan seseorang.. bukankah bro giring pun tidak dalam kapasitas menilai seperti itu..? apakah bro giring sudah pernah teruji mengelola sebuah kota/daerah atau kelurahan..? mohon maaf kalau saya keliru berpendapat bro ketum.. salam milenial!hidup PSI! salam hormat saya –pasha- ketua DPD PAN…,” tulis suami Adelia tersebut.

Penulis : Anggi Dianing

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru