alexametrics
20.9 C
Malang
Wednesday, 17 August 2022

Kantongi Verifikasi KPU, 3 Pemantau Pilkada Bekerja Mulai Hari Ini

KEPANJEN – Pemantau pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 yang mendaftar ke KPU Kabupaten Malang sudah tiga pemantau hingga hari ini (23/9). Ketiganya adalah Forum Silaturahmi Santri (Forsis), Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat (JPPR), dan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP).

Ketiga pemantau Pilkada tersebut menerima bukti verifikasi dan ID Card resmi dari KPU Kabupaten Malang di Kantor KPU. Atribut ini bakal digunakan mereka saat menjalankan pantauan di lapangan pada tahapan Pilkada.

“Mulai resmi turun ke lapangan hari ini,” kata koordinator JPPR Aristo Dema Salamadin di kantor KPU Kabupaten Malang, Rabu (23/9).

Menurutnya, ada sekitar 15 orang yang akan melaksanakan tugas di lapangan nanti. Namun, tiap ada kegiatan akan diturunkan sekitar 5 orang. “Kalau tim total ada sekitar 15 personel, tapi kalau tiap kegiatan nanti yang turun sekitar 5 orang saja,” jelas mahasiswa UIN Maliki Malang ini.

Sementara itu, Marhaendra Pramudya Mahardika Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Malang menyampaikan, pemantau dari masyarakat tersebut termasuk salah satu bentuk keterbukaan Pilkada. Namun, hingga hari ini masih ada tiga lembaga yang mendaftar. “Kalau batas akhir pendaftarannya pemantau pemiluhan sampai 2 Desember,” jelasnya.

Pewarta: Imron Nasrodin

KEPANJEN – Pemantau pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 yang mendaftar ke KPU Kabupaten Malang sudah tiga pemantau hingga hari ini (23/9). Ketiganya adalah Forum Silaturahmi Santri (Forsis), Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat (JPPR), dan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP).

Ketiga pemantau Pilkada tersebut menerima bukti verifikasi dan ID Card resmi dari KPU Kabupaten Malang di Kantor KPU. Atribut ini bakal digunakan mereka saat menjalankan pantauan di lapangan pada tahapan Pilkada.

“Mulai resmi turun ke lapangan hari ini,” kata koordinator JPPR Aristo Dema Salamadin di kantor KPU Kabupaten Malang, Rabu (23/9).

Menurutnya, ada sekitar 15 orang yang akan melaksanakan tugas di lapangan nanti. Namun, tiap ada kegiatan akan diturunkan sekitar 5 orang. “Kalau tim total ada sekitar 15 personel, tapi kalau tiap kegiatan nanti yang turun sekitar 5 orang saja,” jelas mahasiswa UIN Maliki Malang ini.

Sementara itu, Marhaendra Pramudya Mahardika Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Malang menyampaikan, pemantau dari masyarakat tersebut termasuk salah satu bentuk keterbukaan Pilkada. Namun, hingga hari ini masih ada tiga lembaga yang mendaftar. “Kalau batas akhir pendaftarannya pemantau pemiluhan sampai 2 Desember,” jelasnya.

Pewarta: Imron Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/