alexametrics
27C
Malang
Wednesday, 20 January 2021

Pakar Sebut Line Up Kabinet Baru Jokowi Kompromistis

MALANG KOTA — Jagad dunia media sosial “dihangatkan” dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melakukan reshuffle kabinet. Total ada enam calon menteri yang diumumkan mantan wali kota solo tersebut di Istana Negara, Selasa (22/12).

Enam calon menteri tersebut adalah Menteri Sosial RI Tri Rismaharini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Menteri Agama RI Yahya Cholil Staquf, Menteri Kelautan dan Perikanan Tri Wahyu Trenggono, dan Menteri Perdagangan RI Muhammad Luthfi.

Dosen Politik dan Kebijakan Publik FISIP UB Wawan Sobari SIP MA PhD menilai, kekosongan kursi menteri dijadikan pijakan bagi Jokowi untuk mereshuffle para menterinya yang dinilai kurang secara performa.

“Kalau ditanya tepat atau enggak, menurut saya malah agak terlambat. Mungkin, saat ada momen kekosongan jabatan dua menteri ini (dilakukan reshuffle),” jelas pria asal Bandung ini, Rabu (23/12).

Menurutnya, kondisi pandemi saat ini tak terlalu membutuhkan figur menteri yang terkenal. Tapi lebih pada menteri yang punya leadership bagus dan bisa bangkit di kondisi saat ini.

“Pak Jokowi juga butuh figur yang bisa mengembalikan kepercayaan publik. Setelah kasus dua menteri (yang ditangani KPK),” jelas dia.

Jika dilihat dari komposisi, masih kata dia, kondisi tersebut merupakan komposisi yang kompromis. Karena PDIP dan Gerindra tak kehilangan kursinya.

“Dari sisi keterwakilan partai politik tidak ada yang dirugikan. Ini politik yang tetap kompromi,” terang dosen FISIP UB ini.

Pewarta: Imam N

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca