alexametrics
23.5 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Sandi Butuh Restu Ulama untuk Menangkan Pilkada

KABUPATEN- Selain dukungan dari masyarakat, restu dari alim ulama dan tokoh masyarakat menjadi salah satu semangat pasangan calon (paslon) H. M. Sanusi dan Didik Gatot Subroto (Sandi) untuk memenangkan kontestasi politik Pilkada Serentak 2020. Calon wakil bupati Malang nomor urut 1, Didik Gatot Subroto, menuturkan bahwa restu dari ulama merupakan modal penting bagi figur pemimpin daerah.

”Menjadi pemimpin itu kan bukan sekadar soal memerintah, tapi juga amanah. Jika diabaikan, maka akan sulit bagi kami untuk memimpin sebuah daerah,” kata Didik.

Mantan Kepala Desa Tunjungtirto Singosari itu menambahkan, selain kedekatan dengan warga, sosok ulama juga dekat dengan sang pencipta sehingga doa-doanya diijabah. Karena itu, dalam Pilkada Kabupaten Malang 2020 ini, Sandi butuh ulama untuk memenangkan kursi bupati dan wakil bupati pada Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

Sementara itu, Ketua Timses Sandi Hari Sasongko mengatakan optimistis bisa menggaet pemilih dari kalangan pondok pesantren (ponpes) atau ‘kaum sarungan’ di Kabupaten Malang. Karena Sanusi dinilai juga pernah nyantri dan dekat dengan kalangan ponpes. Karena itu, paslon Sandi yang menggabungkan religius-nasionalis ini dinilai lengkap dan cocok untuk masyarakat Kabupaten Malang.

Apalagi, lanjut Hari, Sanusi juga pernah menjadi ‘sesuatu’ di GP Ansor Kabupaten Malang dan PKB Kabupaten Malang. Perlu diketahui, jumlah ponpes di Kabupaten Malang ada ribuan yang tersebar di 33 kecamatan.

Pewarta: Farik Fajarwati

KABUPATEN- Selain dukungan dari masyarakat, restu dari alim ulama dan tokoh masyarakat menjadi salah satu semangat pasangan calon (paslon) H. M. Sanusi dan Didik Gatot Subroto (Sandi) untuk memenangkan kontestasi politik Pilkada Serentak 2020. Calon wakil bupati Malang nomor urut 1, Didik Gatot Subroto, menuturkan bahwa restu dari ulama merupakan modal penting bagi figur pemimpin daerah.

”Menjadi pemimpin itu kan bukan sekadar soal memerintah, tapi juga amanah. Jika diabaikan, maka akan sulit bagi kami untuk memimpin sebuah daerah,” kata Didik.

Mantan Kepala Desa Tunjungtirto Singosari itu menambahkan, selain kedekatan dengan warga, sosok ulama juga dekat dengan sang pencipta sehingga doa-doanya diijabah. Karena itu, dalam Pilkada Kabupaten Malang 2020 ini, Sandi butuh ulama untuk memenangkan kursi bupati dan wakil bupati pada Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

Sementara itu, Ketua Timses Sandi Hari Sasongko mengatakan optimistis bisa menggaet pemilih dari kalangan pondok pesantren (ponpes) atau ‘kaum sarungan’ di Kabupaten Malang. Karena Sanusi dinilai juga pernah nyantri dan dekat dengan kalangan ponpes. Karena itu, paslon Sandi yang menggabungkan religius-nasionalis ini dinilai lengkap dan cocok untuk masyarakat Kabupaten Malang.

Apalagi, lanjut Hari, Sanusi juga pernah menjadi ‘sesuatu’ di GP Ansor Kabupaten Malang dan PKB Kabupaten Malang. Perlu diketahui, jumlah ponpes di Kabupaten Malang ada ribuan yang tersebar di 33 kecamatan.

Pewarta: Farik Fajarwati

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/