alexametrics
22.1 C
Malang
Wednesday, 25 May 2022

Debat Perdana, ‘Ujian’ Paslon untuk Sejahterakan 2 Juta Pemilih

KABUPATEN – Tiga pasangan calon (paslon) dalam Pilkada Kabupaten Malang 2020 diuji ide kreatifnya dalam menyejahterakan sekitar 2 juta calon pemilih (masyarakat). Dalam debat publik perdana malam ini (30/10) tema yang diangkat adalah kesejahteraan rakyat.

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumberdaya Manusia (SDM) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika menyampaikan, tema kesejahteraan rakyat tersebut meliputi beberapa aspek. Di antaranya, tentang pendidikan, kesehatan, dan sosial-budaya.

“Paslon diuji seberapa menarik program kesejahteraan rakyat yang ditawarkan dalam debat publik pertama ini,” kata pria yang hobi fotografi ini ditemui menjelang debat digelar, Jumat (30/10) malam.

Menurutnya, ada enam segmen dalam debat tersebut. Diantaranya, segmen pertanyaan dari panelis, antar paslon bisa saling menanyakan visi-misinya, dan paslon menanggapi pertanyaan. “Khusus pertanyaan dari panelis ada dua segmen nanti,” terangnya.

Lebih lanjut, Marhaendra mengatakan pihaknya mengimbau kepada semua peserta agar mentaati protap kesehatan dalam debat publik. Karena hanya dengan cara ini virus Covid-19 bisa dicegah penyebarannya.

“Kami sudah sampaikan ke paslon, yang bisa masuk 4 orang tiap paslon,” ungkap pria yang pernah bekerja di lembaga survei ini.
Debat publik ini dimulai pada pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan di gedung DPRD Kabupaten Malang.

Pewarta: Imam Nasrodin

KABUPATEN – Tiga pasangan calon (paslon) dalam Pilkada Kabupaten Malang 2020 diuji ide kreatifnya dalam menyejahterakan sekitar 2 juta calon pemilih (masyarakat). Dalam debat publik perdana malam ini (30/10) tema yang diangkat adalah kesejahteraan rakyat.

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumberdaya Manusia (SDM) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika menyampaikan, tema kesejahteraan rakyat tersebut meliputi beberapa aspek. Di antaranya, tentang pendidikan, kesehatan, dan sosial-budaya.

“Paslon diuji seberapa menarik program kesejahteraan rakyat yang ditawarkan dalam debat publik pertama ini,” kata pria yang hobi fotografi ini ditemui menjelang debat digelar, Jumat (30/10) malam.

Menurutnya, ada enam segmen dalam debat tersebut. Diantaranya, segmen pertanyaan dari panelis, antar paslon bisa saling menanyakan visi-misinya, dan paslon menanggapi pertanyaan. “Khusus pertanyaan dari panelis ada dua segmen nanti,” terangnya.

Lebih lanjut, Marhaendra mengatakan pihaknya mengimbau kepada semua peserta agar mentaati protap kesehatan dalam debat publik. Karena hanya dengan cara ini virus Covid-19 bisa dicegah penyebarannya.

“Kami sudah sampaikan ke paslon, yang bisa masuk 4 orang tiap paslon,” ungkap pria yang pernah bekerja di lembaga survei ini.
Debat publik ini dimulai pada pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan di gedung DPRD Kabupaten Malang.

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/