Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Anies Baswedan : Wayang Kulit, Tontonan Penuh Tuntunan

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 11 Agustus 2023 | 18:00 WIB

Anies Baswedan menerima gunungan wayang dari dalang dalam seremoni pagelaran wayang kulit di Toyomarto Singosari.
Anies Baswedan menerima gunungan wayang dari dalang dalam seremoni pagelaran wayang kulit di Toyomarto Singosari.

Pergelaran Wayang Kulit di area Kolam Renang Pentungan Sari, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, kemarin malam (9/9) berasa istimewa. Karena dalam kesempatan itu, hadir bakal calon presiden dalam Pemilu 2024 yang diusung oleh Partai Nasdem, Anies Rasyid Baswedan.

 

SINGOSARI – Anies Rasyid Baswedan tiba di lokasi wayangan sekitar pukul 22.00 bersama putra tercintanya, Mikail Azizi Baswedan. Tokoh nasional itu disambut riuh oleh para pendukungnya. Bahkan kelompok ibu-ibu langsung mendekat untuk memberikan salam. Dengan ramah, mantan gubernur DKI itu melambaikan tangan membalas salam tersebut.

Anis pun memberikan apresiasi pergelaran wayang dengan Dalang Ki Suroso dan lakon Semar Mbangun Kahyangan itu. Dia juga berharap budaya wayang kulit tetap dijaga untuk masa depan.
”Wayang kulit harus dijaga sebagai ekspresi budaya yang luhur dan punya akar yang dalam, karena wayang kulit adalah tontonan penuh tuntunan yang harus dihidupkan,” katanya.

Menurutnya saat ini, para dalang dan tim karawitan semakin hari semakin sedikit pengundangnya. Begitu pula dengan penonton yang tak lagi banyak. Apalagi ditambah pandemi membuat nasib para seniman wayang bagaikan di ombang-ambing ketidakpastian kala itu. Mantan menteri pendidikan RI itu pun menceritakan upayanya dalam menjaga dan memperkenalkan budaya wayang di kota besar seperti Jakarta.

”Teringat saat itu, saya coba pertunjukan wayang dengan dalang Ki Manteb Sudarsono di balai kota Jakarta. Jumlah yang hadir diluar dugaan, padahal tanpa iklan dan promosi,” kenang Anis.
Setelah kesuksesan tersebut, Anis mulai menginisiasi kantor-kantor di Jakarta untuk menyelenggarakan pagelaran wayang kulit atau acara budaya lainnya. ”Bagi kami kebudayaan menjadi bagian dari prioritas untuk pembangunan di masa depan, tidak boleh dibiarkan begitu saja,” ujarnya.

Anies turut menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pegiat kesenian termasuk budayawan wayang kulit. Dia berharap akan ada kebijakan yang lebih luas tentang pelestarian budaya seperti wayang kulit. Sehingga bisa dijadikan menu pokok dalam setiap kegiatan bupati, wali kota, hingga kecamatan agar kebudayaan tetap terjaga.

Sementara itu Wakil Ketua Partai Nasdem Ahmad Ali mengatakan bahwa kegiatan ini bersamaan dengan syukuran menghadapi Pemilu 2024. ”Saya harap dengan acara ini keberkahan melimpah, karena 270 juta rakyat Indonesia menggantungkan harapannya kepada Mas Anis,” katanya.

Dia menambahkan bahwa Jawa Timur akan menjadi salah satu medan perang terkuat pada Pemilu tahun 2024. Ali juga mengimbau agar para kadernya untuk bertanggung jawab terhadap kepentingan rakyat dan berkolaborasi dengan masyarakat.

Di lokasi yang sama, anggota DPR RI Partai Nasdem dapil Malang Raya Kresna Dewanata Phrosakh menyampaikan, pemilihan lokasi di Singosari kali ini sebagai representasi banyaknya kebudayaan yang ada di Indonesia.

”Kedatangan Pak Anis ke sini membuktikan jika beliau peduli dengan kebudayaan,” ujarnya.

Menurut Dewa, semua lapisan masyarakat, kader, termasuk Anis Baswedan duduk bersama sebagai bentuk kebersamaan.

Dia berharap nantinya ketika duduk di legislatif lagi akan mengupayakan kebijakan yang pro dengan masyarakat.

Kresna Dewanata Phrosakh, Anggota DPR RI fraksi Nasdem dapil Malang Raya.
Kresna Dewanata Phrosakh, Anggota DPR RI fraksi Nasdem dapil Malang Raya.

”Konsen saya seperti isu terkini, UU data pribadi, UU perubahan ITE kedua akan saya upayakan agar tidak merugikan masyarakat,” tegas Dewa.

Dia menambahkan bahwa saat ini pihaknya sedang mengumpulkan aspirasi masyarakat serta potensi kader untuk menyongsong Pemilu 2024.

Nasdem pasang target 7 kursi di Kabupaten Malang, 2 kursi di Kota Malang, dan 3 kursi di Kota Batu. (pri/jprm3/nen)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#anies baswedan #wayang