RADAR MALANG - Kegiatan pembekalan para menteri Kabinet Merah Putih berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 25 hingga 27 Oktober 2024, di Akademi Militer Magelang.
Presiden Prabowo Subianto, dalam pengantarnya pada Sidang Kabinet Paripurna Perdana di Kantor Presiden pada Rabu (23/10), menekankan pentingnya pembekalan ini untuk mengingat kembali keberanian dan perjuangan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia.
Magelang dipilih sebab kota tersebut memiliki sejarah sebagai pusat perlawanan saat masa penjajahan.
Prabowo berharap, tradisi yang tumbuh dari tempat bersejarah tersebut dapat membawa semangat baru bagi para menteri dalam menjalankan tugas-tugas negara.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memberikan kesannya terkait pengalaman selama pembekalan. Ia menyebut, salah satu tantangan yang dirasakan adalah pola tidur yang berbeda dari kebiasaan.
"Biasanya kita tidur jam 2, bangun jam 5 subuh, habis itu tidur lagi, bangun jam 7. Tapi di sini, jam 4 pagi sudah dibangunkan. Itu bagus, hidup jadi disiplin. Mau tidur berapa pun jamnya, saat ada panggilan tugas kita harus siap," ujarnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, menyebut kegiatan pembekalan ini sangat efektif untuk menyamakan langkah antaranggota kabinet.
"Ini langkah penting untuk menyatukan langkah dan frekuensi. Mayoritas anggota kabinet tidak terbiasa tidur di tenda dan bangun jam 4 pagi untuk berbaris dan senam. Tapi justru di situ letak pentingnya—untuk membangun chemistry, bukan hanya dari fisik tapi juga dari hati," ungkapnya.
Dito menambahkan bahwa materi-materi yang diberikan selama pembekalan, termasuk terkait substansi pemerintahan, membantu mempercepat koordinasi dan memperkuat kebersamaan antaranggota kabinet. Hal ini mengingat Prabowo menginginkan kabinet Merah Putih dapat bergerak cepat dan efektif dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Baca Juga: Dito Ariotedjo, Menteri Termuda Asal Jakarta yang Mengubah Wajah Olahraga Indonesia
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, juga turut mengapresiasi kegiatan ini.
“Alhamdulillah, saya kira ini kegiatan yang sangat bagus untuk merapikan barisan, menyamakan visi, dan memudahkan misi itu terwujud. Kita perlu kebersamaan, dimulai dari gerakan fisik, lalu diikuti kesamaan dalam cara berpikir dan hati," ujarnya.
Kesan dan pesan para menteri ini disampaikan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, memberikan pandangan tentang pengalaman mereka menjalani pembekalan di Magelang. (Mahija)