Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rotasi Besar di Pemkot Bogor, Dedie–Jenal Targetkan Percepatan Kinerja

Aditya Novrian • Kamis, 12 Februari 2026 | 15:28 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim melantik ratusan pejabat di Plaza Balai Kota Bogor sebagai bagian dari rotasi besar jajaran Pemkot, Rabu (11/2). (Sumber : Instagram @walikotabogor).
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim melantik ratusan pejabat di Plaza Balai Kota Bogor sebagai bagian dari rotasi besar jajaran Pemkot, Rabu (11/2). (Sumber : Instagram @walikotabogor).

 

RADAR MALANG - Menjelang satu tahun masa kepemimpinan, dinamika birokrasi di Kota Bogor kembali mencuat. Wali Kota Dedie A Rachim bersama Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin secara mengejutkan melakukan perombakan dengan melantik 245 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bogor pada Rabu (11/2).

Pelantikan yang berlangsung di Plaza Balai Kota Bogor tersebut melibatkan pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas, fungsional, kepala sekolah, hingga kepala puskesmas. Agenda ini tercatat sebagai salah satu restrukturisasi birokrasi terbesar sejak kepemimpinan Dedie–Jenal di Kota Bogor.

Dadie A Rachim menyampaikan apresiasi dalam sambutannya atas pengabdian para pejabat pada periode jabatan sebelumnya, sekaligus mengucapkan selamat kepada mereka yang kini sedang mengemban tugas baru. Ia memastikan bahwa pergeseran jabatan tersebut merupakan sebuah bagian dari tour of duty atau sebuah penyegaran dalam organisasi. Diketahui beberapa pejabat telah menempati posisi yang sama selama tiga tahun bahkan lebih dari lima tahun.

Rotasi tersebut tidak hanya dimaknai sebagai penyegaran organisasi. Dedie menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan sebuah strategi untuk mempercepat realisasi visi dan misi pemerintahan, sekaligus merespons berbagai tantangan yang masih dihadapi Kota Bogor.

Ia menjelaskan bahwa dalam rapat koordinasi bersama Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu, para kepala daerah mendapat arahan khusus untuk memberi perhatian pada isu lingkungan dan kebersihan. Hal itu pun menjadi fokus utama Pemerintah Kota Bogor. Selain itu, persoalan mengenai penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) serta pembenahan transportasi kota menjadi fokus utama.

Dedie menekankan peran lurah sebagai ujung tombak pelayanan publik. Ia meminta kepada para lurah untuk lebih mengenal warganya, tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara sosial dan kemanusiaan. Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan hingga ke tingkat lingkungan yang terkecil tanpa menunggu viral di media sosial terlebih dahulu.

Dalam kesempatan tersebut, Dadie juga menyampaikan sebuah apresiasi kepada Deni Hendana yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor dan sekarang dipercaya untuk mengemban tugas baru.

Rotasi dan promosi 245 jabatan tersebut menjadi sebuah momentum konsolidasi internal pemerintah Dadie dan Jenal menjelang genap satu tahun kepemimpinannya. Pembaruan struktur organisasi tersebut diharapkan dapat mendorong optimalisasi kinerja perangkat daerah serta mempercepat pelaksanaan program-program strategis.

 

 Penulis : Anna Tasya Enzelina

Editor : Aditya Novrian
#rotasi #bogor #Kinerja #Walikota