Direktur Utama (Dirut) RSD Bagas Waras Limawan Budi Wibowo mengatakan, posko kesehatan dibuka di lokasi banjir untuk memudahkan korban banjir mendapat layanan kesehatan. Karena banyak korban yang jatuh sakit pasca terjadi banjir beberapa hari terakhir.

“Ada yang merasakan gatal-gatal pada kulit, radang tenggorokan sampai flu. Posko kesehatan akan dibuka keliling ke lokasi yang masih kekurangan tenaga medis. Kami berharap peran posko dapat meringankan beban yang dihadapi korban banjir,” ungkapnya.

Dia menghimbau kepada korban banjir untuk tetap menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal. Termasuk di posko pengungsian, karena dengan menjaga kebersihan maka serangan penyakit dapat dihindarkan.

“Kami juga memberikan bantuan berupa sembako kelokasi banjir. Sembako merupakan bahan yang masih sangat dibutuhkan setelah banjir terjadi,” ungkapnya. (oh)

(rs/ren/per/JPR)