Petani di perkebunan Kota Batu

KOTA BATU – Sektor pertanian menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. Kali ini, sebagai upaya menjaga pasokan pangan dengan hasil panen maksimal sebanyak 33 titik irigasi bakal dirombak.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menyatakan pembangunan sistem irigasi untuk peningkatan infrastruktur pertanian yang menelan biaya hingga Rp 5,25 miliar itu telah dikerjakan sejak awal tahun 2019. Pembangunan itu diprioritaskan bagi Desa/Kelurahan penyuplai hasil pertanian di Kota Batu.

“Untuk rehab irigasi itu sudah dimulai sejak awal tahun ini. Kita prioritaskan itu bagi Desa/Kelurahan yang menyuplai hasil pertanian di Kota Batu,” ujarnya.

Perombakan tersebut dilakukan untuk persiapan musim kemarau. Sehingga saat lahan pertanian kekurangan air, sistem irigasi bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Kita berharap jangan sampai sistem irigasi di daerah penghasil produk pertanian rusak. Apalagi sebentar lagi akan memasuki musim kemarau, yang pasti berdampak pada pengairan di lahan-lahan pertanian. Dengan perombakan itu nantinya bakal bisa dimanfaatkan oleh petani,” pungkasnya.

Pewarta: Arifina
Foto: Arifina
Penyunting : Fia