JawaPos.com – Spanduk bermuatan ujaran kebencian terpasang di Jalan Alhabsyi RT 6 RW 7 Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (4/12). Saat ini spanduk tersebut sudah diturunkan Bawaslu DKI Jakarta.

Spanduk itu bertuliskan #PKIBerkedokPancasila, #JKWBersamaPKI #JKWHoaxNasional, #JKWGunderuwoNasional #JKWSontoloyoNasional dan 2019 Tenggelamkan PKI. Spanduk ini pun membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram.

“Banyak disampaikan di bawah, isu Presiden Jokowi itu PKI, dan bahkan akhir-akhir ini banyak spanduk seperti itu,” ujar Presiden Jokowi dalam acara Jambore Bela Negaa FKPPI, Ragunan, Jakara, Jumat (7/12).

Menurut Jokowi, fitnah kepada dirinya soal bagian dari PKI tidak bisa terus-terusan didiamkan. Karena selama empat tahun terakhir isu tersebut tetap ada dan dijadikan bahan untuk menyerangnya.

“Saya empat tahun ini sabar. Saya diam nggak menjawab. Bukan apa-apa, saya diam dulu aja. Tapi sekarang saya harus menjawab,” katanya.

Lebih lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, di media sosial (medsos) ada gambar dirinya dengan pimpinan PKI Dipa Nusantara Aidit. Padahal saat PKI dibubarkan, Jokowi baru berumur empat tahun.

Ia pun menyebut, isu-isu PKI yang menyerangnya itu sangat tidak beretika. “Ini cara yang tak beretika dan tak beradab. Saya lahir saja belum. Kok sudah di dekat podium Aidit. Hal-hal yang tidak masuk akal harus dijelaskan ke masyarakat,” pungkasnya.

(gwn/JPC)