TIM penyidik Komisi Pem-berantasan Korupsi (KPK) se-pertinya masih ”kerasan” di Malang
Raya Oleh sebab itu, road show KPK di Malang Raya masih belum  diketahui kapan akan berakhir.

Ada informasi bahwa para anggota komisi antirasuah itu akan berada di Malang Raya dalam beberapa bulan ke depan. Karena itu, tim penyidik KPK yang jumlahnya sekitar 50 orang tersebut telah menyewa hotel selama berada di Malang.

Mereka akan terus melakukan pe man-tauan dan penyadapan kepada para pejabat di Malang Raya. ”Informasinya, KPK akan terus membidik sejumlah pejabat yang dicurigai telah melakukan korupsi,” ujar sumber koran ini.

Bahkan, untuk menangkap pejabat yang telah dibidik, KPK tidak melulu melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Namun, KPK juga akan menyelidiki se-jumlah laporan yang masuk ke KPK. Sebab, selama ini cukup banyak kasus yang telah dilaporkan oleh masyarakat ke KPK.

”Kayaknya masih ada lagi yang akan ditangkap KPK,” ujar pria yang bertetangga dengan salah satu penyidik KPK tersebut. Menurut sumber itu, dari infor-masi salah satu penyidik KPK,  untuk wilayah Jawa Timur, KPK akan melakukan pemberantasan korupsi secara bertahap.

Tar-getnya sejumlah pejabat di daerah akan dibidik. ”Karena jumlah tim penyidik KPK terbatas, maka akan dilakukan secara bertahap,” ujar pria yang tinggal di wilayah  Arjosari ini.

Menurut dia, di Jawa Timur  hampir semua daerah akan disambangi KPK. Hanya ada beberapa kota/kabupaten yang  tidak digeledah KPK. ”Katanya yang aman itu Pasuruan, tapi saya belum tahu persis yang kota atau kabupaten,” ungkapnya.

Jika ini benar, bukan tidak  mungkin penyelidikan KPK akan merembet ke mana-mana. Bah-kan, untuk wilayah Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang), dia me-nyatakan, juga dalam bidikan  KPK. ”Cuma waktunya kami  belum tahu,” ujar sumber ter-sebut. (im/zuk/c3/lid)