KOTA BATU – Museum Angkut kembali mempunyai koleksi terbaru. Namanya Air Marshall Car, mobil buatan Jerman yang diproduksi pertama pada tahun 1938. Diperkenalkan 31 Desember 2018 lalu, Market & Promo Museum Angkut Nunuk Liantin menyebut bila mobil itu punya kegunaan lain. Yakni sebagai navigator untuk mengawal pesawat perintis yang hendak landing.

”Mobil kecil itu memang nemiliki kegunaan yang berbeda daripada mobil umumnya,” kata dia.

Memiliki bentuk yang kecil, mobil itu bisa leluasa berjalan di medan yang berkelok-kelok. Warna aslinya memang kuning. Hal itu berguna agar mudah dilihat pilot pesawat. ”Kalau warnanya terang kan mudah dilihat oleh pilot. Dan bentuknya yang kecil itu sendiri memudahkan pengemudi ketika melewati medan yang krusial untuk mengarahkan harus landing di mana,” imbuh Nunuk.

Mobil itu menjadi awal pengenalan tema baru yang diusung Museum Angkut. Tema yang dimaksud yakni ”Otomotif Life”. Goal utama dari tema itu untuk mengajak pengunjung mengenal sejarah dari beberapa koleksi mobil di sana.

”Ini awalannya. Ke depannya kami akan bentuk seperti itu pada semua koleksi kami. Tunggu saja,” imbuhnya.

Qurothul Ayun, salah satu pengunjung, mengaku cukup tertarik dengan koleksi baru itu. Selain bentuknya yang kecil, background untuk dirinya berswafoto di atap gedung juga membuatnya terkesan. ”Bagus, ada background gunungnya itu lho yang bikin asyik,” kata pengunjung asal Banyuwangi itu.

Pewarta : Badar Risqullah
foto : Moh Badar Riqullah
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya Putra, Fia