Kontinuitas SMK Brantas Karangkates dalam menggelar bursa kerja khusus (BKK) membuahkan prestasi. Sekolah kejuruan ini berhasil menyabet juara I BKK tingkat Provinsi Jatim (Jawa Timur) 2018.

Piagam penghargaan sebagai juara I tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim Soekarwo pada pertengahan November lalu. ”Kami meraih juara I BKK kategori SMK swasta di Jatim,” ujar Kepala SMK Brantas Karangkates Sukatno.

Selama ini, dia melanjutkan, sekolah yang dipimpinnya memang menjadi langganan perusahaan-perusahaan besar untuk rekrutmen tenaga kerja. Mulai dari UT School, Kalimantan Prima Persada (KPP), PT PJB (Pembangkitan Jawa-Bali), PT Sapta Indra Sejati, dan masih banyak lagi. ”Penilaian tidak hanya dilihat dari penyaluran kepada perusahaan, tapi juga dari dukungan lengkap seperti perizinan, surat keputusan (SK), hingga dunia usaha dan dunia industri (DUDI),” terangnya.

Lomba itu, masih kata Sukatno, diikuti SMK negeri dan swasta di Jatim. Minimal, empat SMK dari masing-masing kota dan minimal empat perwakilan dari masing-masing kabupaten. SMK Brantas sendiri merupakan satu-satunya SMK swasta di Kabupaten Malang yang berhasil meraih juara I. ”BKK SMK Brantas berdiri sejak 2007, sudah 11 tahun ini. Telah ada 25 perusahaan yang bekerja sama serta 200 perusahaan tempat praktik kerja industri (prakerin),” jelas dia.

Untuk sistem rekrutmen, selama ini sekolah mengundang perusahaan-perusahaan tersebut. Untuk mengikutinya, siswa dari SMK Brantas maupun sekolah lain tidak perlu membayar alias gratis pendaftaran. ”Banyak siswa yang belum lulus sudah diminta mencoba mengikuti perekrutan. Guru yang mengantarkan langsung ke perusahaan tempat siswa diterima,” bebernya.

Di internal SMK Brantas, 81,2 persen siswa terserap dunia kerja. Data itu dihimpun sejak Januari 2016–Juli 2018. Yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi hanya di kisaran 2–3 persen. Karena tujuan siswa masuk SMK memang untuk bekerja. ”Sisanya lagi, atau sekitar 16–17 persen memilih wiraswasta,” tukas Sukatno. ”Harapannya, dengan adanya BKK, kami bisa meningkatkan karakter dan menjaga pola hidup sehat siswa. Karena banyak perekrut yang gugur di medical check-up,” tandasnya.

Pewarta: qq
Copy Editor: Dwi Lindawati
Penyunting: Neny Fitrin
Foto: Smk Brantas