alexametrics
21.5 C
Malang
Sunday, 2 October 2022

Generasi Milenial yang Geluti Pramuka Jadi Pendorong Prestasi Bidang Lain

Pamor Pramuka seolah tenggelam di telan zaman. Banyak pelajar menghindari aktivitas Pramuka yang dinilai ”kuno” dan bikin jenuh. Namun bagi Zalwa Charly Alexander, Pramuka justru merupakan tempat untuk mengembangkan diri.

Tak kenal maka tak sayang. Pepatah itu cocok untuk menggambarkan awal keterlibatan Zalwa Charly Alexander di Pramuka. Seperti kebanyakan teman-teman sebayanya, Alex, begitu dia biasa disapa, mengikuti Pramuka karena takut mendapat nilai jelek. 

Namun, sejak mengenal Pramuka di sekolah dasar, Alex mendapat banyak pelajaran. Baik keterampilan motorik halus maupun kasar. Di antaranya cara bertepuk tangan, bernyanyi, dan berkemah. Hal inilah yang membuatnya melanjutkan ekstrakurikuler Pramuka di SMP. ”Pramuka mengajarkan saya untuk berjiwa kompetitif. Salah satunya melalui pengalaman berkemah di Coban Jahe,” sambungnya. 

Tak berhenti di SMP, keterlibatan Alex di Pramuka terus berlanjut saat menjadi mahasiswa Prodi Sistem Informasi Universitas Merdeka (Unmer) Malang. Latar belakang sebagai mahasiswa yang memahami teknologi turut membawa manfaat di Pramuka. Itu dibuktikan dengan Juara 1 Lomba Video Kreatif di Satuan Pramuka Kwarda Yogyakarta serta Juara Favorit Video Pembelajaran Pramuka di Bengkulu. 

Selain berprestasi di Pramuka, Alex juga bisa meraih prestasi di kampus. Misalnya, menjadi duta perubahan perilaku serta mahasiswa berprestasi Unmer 2021-2022. 

Ditanya soal pengalaman menarik, pria kelahiran Oktober 2000 itu mengaku banyak merasakan peristiwa berkesan. “Seperti saat mengikuti kegiatan Wirakarya 2017 di Lebakharjo. Di sana saya mendapat banyak teman dan saudara, sehingga bisa saling berbagi pengalaman,” terangnya.

Namun, ada pula momen-momen yang membuatnya merasa heran. Salah satunya saat tidak pernah masuk pasukan lomba karena postur tubuhnya yang pendek. ”Saat itu saya berpikir, Pramuka kok ngene seh? Akhirnya yang saya lakukan adalah berusaha agar bisa menjadi ketua pasukan,” tegasnya. 

Bagi Alex, Pramuka banyak memberikan pelajaran kepadanya. Terutama soal cara bertahan hidup. Seluruh materi yang pernah diajarkan menyenangkan dan bersifat universal. (mel/fat)

Pamor Pramuka seolah tenggelam di telan zaman. Banyak pelajar menghindari aktivitas Pramuka yang dinilai ”kuno” dan bikin jenuh. Namun bagi Zalwa Charly Alexander, Pramuka justru merupakan tempat untuk mengembangkan diri.

Tak kenal maka tak sayang. Pepatah itu cocok untuk menggambarkan awal keterlibatan Zalwa Charly Alexander di Pramuka. Seperti kebanyakan teman-teman sebayanya, Alex, begitu dia biasa disapa, mengikuti Pramuka karena takut mendapat nilai jelek. 

Namun, sejak mengenal Pramuka di sekolah dasar, Alex mendapat banyak pelajaran. Baik keterampilan motorik halus maupun kasar. Di antaranya cara bertepuk tangan, bernyanyi, dan berkemah. Hal inilah yang membuatnya melanjutkan ekstrakurikuler Pramuka di SMP. ”Pramuka mengajarkan saya untuk berjiwa kompetitif. Salah satunya melalui pengalaman berkemah di Coban Jahe,” sambungnya. 

Tak berhenti di SMP, keterlibatan Alex di Pramuka terus berlanjut saat menjadi mahasiswa Prodi Sistem Informasi Universitas Merdeka (Unmer) Malang. Latar belakang sebagai mahasiswa yang memahami teknologi turut membawa manfaat di Pramuka. Itu dibuktikan dengan Juara 1 Lomba Video Kreatif di Satuan Pramuka Kwarda Yogyakarta serta Juara Favorit Video Pembelajaran Pramuka di Bengkulu. 

Selain berprestasi di Pramuka, Alex juga bisa meraih prestasi di kampus. Misalnya, menjadi duta perubahan perilaku serta mahasiswa berprestasi Unmer 2021-2022. 

Ditanya soal pengalaman menarik, pria kelahiran Oktober 2000 itu mengaku banyak merasakan peristiwa berkesan. “Seperti saat mengikuti kegiatan Wirakarya 2017 di Lebakharjo. Di sana saya mendapat banyak teman dan saudara, sehingga bisa saling berbagi pengalaman,” terangnya.

Namun, ada pula momen-momen yang membuatnya merasa heran. Salah satunya saat tidak pernah masuk pasukan lomba karena postur tubuhnya yang pendek. ”Saat itu saya berpikir, Pramuka kok ngene seh? Akhirnya yang saya lakukan adalah berusaha agar bisa menjadi ketua pasukan,” tegasnya. 

Bagi Alex, Pramuka banyak memberikan pelajaran kepadanya. Terutama soal cara bertahan hidup. Seluruh materi yang pernah diajarkan menyenangkan dan bersifat universal. (mel/fat)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/