Survei: PSI Tembus Dominasi Dinasti Politik di Sumsel I - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA – Muka-muka lama masih mendominasi perebutan kursi DPR RI di Dapil Sumatera Selatan I. Meski begitu, caleg dari partai pendatang baru seperti PSI ternyata tetap berpeluang lolos.

Menurut survei Y-Publica, elektabilitas tertinggi di dapil ini masih dipegang caleg petahana asal Golkar, Kahar Muzakir dengan 9,4 persen. Disusul petahana lainnya, Edhy Prabowo dari Gerindra (7,6 persen).

Nazaruddin, adik mendiang politisi senior PDIP Taufik Kiemas (6,6 persen), dan Achmad Hafisz Tohir yang merupakan kerabat Hatta Rajasa (5,8 persen) mengisi urutan tiga dan empat. Lima besar dilengkapi oleh caleg PKS, Mustafa Kamal (5,4 persen).

“Sementara itu caleg pendatang baru dari PSI berpeluang mematahkan dominasi dinasti politik di dapil Sumsel 1,” ungkap Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dalam siaran pers di Jakarta. Mantan jurnalis televisi Rizki Hidayatullah menyumbangkan satu kursi untuk PSI dengan elektabilitas 3,6 persen.

BACA JUGA: Mengejutkan! Prabowo – Sandi Unggul Atas Jokowi – Ma’ruf versi Survei Rumah Demokrasi

Di atas Rizki ada mantan wakil gubernur Ishak Mekki (5,6 persen) dan puteri mantan gubernur Lury Alex Noerdin (4,4 persen). Di bawahnya ada mantan Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra (2,8 persen), Maphilinda isteri mantan gubernur Syahrial Oesman (2,5 persen), dan Sarimuda yang tiga kali kalah dalam pilkada Palembang (1,1 persen).

Selain itu ada mantan anggota DPRD Darmadi Djufri (1,4 persen) dan Iskandar Syamwell (0,3 persen). Lalu ada mantan Pangdam Sriwijaya Iskandar Sahil (0,9 persen). Caleg petahana lainnya adalah Syofwatillah Mohzaib (3,5 persen) dan Wasista Bambang Utoyo (2,1 persen). Ada pula anggota DPR yang pindah partai dari Hanura ke Nasdem, Fauzi Amro (2,0 persen).

“Sedang yang belum menentukan pilihan mencapai 27,1 persen,” pungkas Rudi.

Survei Y-Publica melibatkan 800 responden. Sampel dipilih secara acak bertingkat, dengan margin of error 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (dil/jpnn)