alexametrics
28.5 C
Malang
Thursday, 30 June 2022

TAG

masalah rumah tangga

Daya Tarik Fisik Bukan Alasan Utama Pria Selingkuh, Ternyata Ini

RADAR MALANG – Saat pria berselingkuh, ada saja alasan yang mendasarinya. Namun penelitian yang dilakukan seorang psikoterapis, M. Gary Neuman menemukan alasan utama di balik pria selingkuh.

Balada Suami Anggota KPK

MALANG – Hubungan rumah tangga Markucel, 32, dan Markonah, 25, warga Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, ini bubrah lantaran utang-piutang. Semua bermula di awal 2019 lalu, saat Markucel tiba-tiba melayangkan surat tagihan utang dengan nominal yang cukup tinggi kepada Markonah. ”Saya kaget karena tiba-tiba dia (Markucel) menagih utang. Padahal saya merasa tidak pernah punya utang,” kata Markonah.

Realistis Lewati Ujian Kesetiaan

MALANG KOTA – Kesetiaan Markonah, 36, warga Kecamatan Klojen, Kota Malang, ini sudah diuji sejak 2018 lalu. Dimulai ketika suaminya, Markucel, 41, menderita penyakit stroke. Seiring berjalannya waktu, penyakit yang diderita suaminya itu bertambah parah. Markucel pun harus dioperasi. Seperti sudah lelah dengan kondisi itu, Markonah akhirnya menyerah.

Balada Anggota PPK

MALANG KOTA – Baru menjalani hubungan percintaan selama satu tahun dengan Markonah, 22, Markucel, 23, warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, sudah dipusingkan dengan alat kecil bernama test pack. Ya, beberapa bulan yang lalu kekasihnya itu diketahui positif hamil. Dia yang menjadi lawan main Markonah kerap dituntut pertanggungjawabannya.

Akhiri Derita Punya Suami ’Karet’

MALANG KOTA - Lidah memang tak bertulang, tapi terkadang bisa lebih tajam daripada pisau. Ungkapan itu agaknya bisa mewakili perasaan Markonah, 23, warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Pasangannya, Markucel, 22, memang dikenal sebagai pria karet (kasar dan cerewet). Hal itu kerap membuat Markonah merasa tersiksa.

Nasib Punya Suami TTD

MALANG KOTA - Air susu dibalas dengan air tuba. Peribahasa itu agaknya tepat menggambarkan nasib yang dialami Markonah, 26, warga Kecamatan Sukun, Kota Malang. Beberapa tahun menjadi istri Markucel, 30, warga Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, selama itu pula dia banyak mengalah. Salah satunya dia lakukan dengan rela bekerja menjadi tenaga kerja wanita (TKW).

Rumah Tangga Buyar Akibat UKM

MALANG - Biduk rumah tangga Markonah, dan Markucel, warga Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, hanya bertahan 3 tahun. Gara-gara usia yang masih muda saat memutuskan menikah, emosi Markonah menjadi sulit dikontrol. ”Saat itu dia (Markonah) memang menikah di usia yang sangat muda, kalau tidak salah 19 tahun,” terang narasumber koran ini yang tak ingin namanya disebut.

Nasib Istri ”Bang Toyib”

MALANG KOTA – Sesuatu yang diawali dengan hal buruk biasanya juga akan berakhir serupa. Kisah rumah tangga Markonah, 17, dan Markucel, 24, warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, ini bisa jadi contohnya. Pernikahan keduanya dimulai dari sistem down payment (DP) pada awal Maret 2019 lalu. Adanya calon buah hati membuat Markucel mau tidak mau harus menikahi Markonah.

Selingkuh No, Cerai Yes

MALANG – Usianya baru 30 tahun, namun Markucel, warga Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang ini tercatat sudah 3 kali menikah. Dia mengakui bila dirinya adalah lelaki TMP (Tidak Mudah Puas). Karakter itulah yang kerap menjadi batu sandungan baginya untuk membina biduk rumah tangga.

Balada Nasib Perempuan STM

MALANG KOTA – Jika hubungan rumah tangga tak bisa lagi dipertahankan, sudah sepatutnya mengurus perceraian ke pengadilan agama (PA). Bila tidak, apa yang dialami Markonah, 42, warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, ini bisa terjadi lagi. Dia yang ingin menikah lagi diketahui mengalami kesulitan. Sebab, perpisahannya dengan Markucel, 48, belum sah di mata negara. ”Karena dulu saya tidak mikir sejauh ini, tidak mikir kalau akan menikah lagi,” terang Markonah pada koran ini beberapa waktu lalu.

Latest news

- Advertisement -spot_img
/