JawaPos.com – Tapping Box dianggap berperan signifikan pada peningkatan pajak daerah. Hal itu diungakapkan oleh Kepala Badan Penerimaan Pajak Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah, Jumat (15/3).

Sejak dipasang pada akhir 2018 lalu, 400 alat perekam transaksi objek pajak ini telah memberikan dukungan pada peningkatan pendapatan daerah hingga dua kali lipat.

Dari sektor hiburan, restaurant, dan hotel yang sudah terpasang Tapping Box di Batam, sudah memperlihatkan adanya perbedaan mencolok dibanding sebelumnya. “Pada tahun sebelumnya peningkatannya tidak besar, setelah terpasang Tapping Box ini bisa naik sampai dua kali lipat. Kita bisa lihat juga di sektor pariwisata dari Rp 20 miliar sudah naik jadi Rp 40 miliar,” kata Azmansyah di Batam, Jumat (15/3).

Kepala Badan Penerimaan Pajak Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah. (Bobi Bani/Jawapos.com)

Dampak positif ini, lanjut Azmansyah, menjadi momentum yang diharapkan bisa berlanjut. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Batam merencanakan agar Tapping Box ini bisa terpasang lebih banyak lagi. Saat ini BP2RD Batam masih menunggu hasil lelang dari Bank Riau Kepri (BRK) selaku pihak yang mengadakan alat ini.

“Minggu depan saya kira kita akan tahu jumlah Tapping Box untuk tahun 2019 ini, kita tunggu saja,” jelasnya.

Awalnya, kerja sama antara Pemkot Batam dan BRK ini hingga 2021 nanti menargetkan terpasang 1.500 Tapping Box. Hanya saja dengan progres baik yang terlihat, Pemkot Batam menginginkan agar pemasangan itu dipercepat. 

Terkait dengan permintaan itu, BP2RD telah melayangkan surat secara resmi ke BRK agar pada 2019 ini jumlah Tapping Box yang terpasang bisa mencapai 1.500 buah, sesuai dengan jumlah perjanjian semula.

Meskipun demikian, Azmansyah mengatakan bahwa permintaan tersebut bisa saja diamini, namun bisa juga tertahan, karena memang pemasangan Tapping Box ini tidak hanya dilakukan di Batam. Lebih dari itu BRK juga mengakomodir daerah lain di Provinsi Kepri dan Riau sendiri.

Editor           : Budi Warsito

Reporter      : Bobi Bani