JawaPos.com- Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang melampaui target yang telah ditetapkan pada 2018. Mereka membukukan Rp 566 miliar. Nominal itu surplus Rp 21 miliar dari target yang dipatok sebesar Rp 535 miliar.

Kepala Bapenda Kabupaten Malang Purnadi mengatakan, seluruh target yang ditentukan terpenuhi. Salah satu pendapatan yang mencapai target adalah sektor pajak. Realisasinya sebesar Rp 279 miliar.

Sektor pajak terealisasi 117 persen. Tertinggi pada Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang mencapai lebih dari Rp 88 miliar.

Akan tetapi untuk target pajak sektor Pajak bumi dan bangunan (PBB) tidak terpenuhi. Hal itu disebabkan karena adanya pembangunan jalan tol.

“Saat ini ada peralihan objek pajak. Yang sebelumnya objek pajak berupa rumah atau sawah sekarang menjadi jalan tol. Ini yang menjadi salah satu faktor target kami tak terpenuhi untuk PBB,” jelasnya.

Purnadi menambahkan, selama masa peralihan, maka pembayaran pajak belum dapat dilakukan. Tanah yang beralih menjadi jalan tol statusnya milik negara. Pihaknya melakukan pendataan ulang terkait dengan objek pajak yang terkena tol tersebut.

Editor           : Dida Tenola

Reporter      : Dian Ayu Antika Hapsari