Susul Twitter, Square Perbolehkan Karyawan WFH Permanen

RADARMALANG – Bagi sejumlah perusahaan, WFH (work from home) tak hanya jadi solusi sementara di masa pandemi. WFH ternyata menjadi sistem menarik untuk diterapkan dalam jangka panjang.

Belum lama ini, Twitter mempersiapkan karyawannya untuk WFH selamanya. Langkah itu diikuti pula oleh Square.

Square adalah perusahaan layanan keuangan mobile yang didirikan oleh Jack Dorsey, pria yang juga pendiri Twitter. Maka mungkin tak terlalu mengherankan jika Square meniru jejak Twitter memperbolehkan pegawai WFH sampai seterusnya meski pandemi Corona berakhir.

“Kami ingin supaya karyawan bisa bekerja di tempat di mana mereka merasa paling kreatif dan produktif,” cetus juru bicara Square, sebagaimana dikutip dari CNBC (21/5).

“Dalam beberapa minggu belakangan, kami belajar banyak tentang apa yang diperlukan orang untuk secara efektif melakukan perannya di luar kantor dan kami akan terus mempelajarinya,” tambah mereka.

Square memiliki total sekitar 3.000 karyawan. Mereka yang pekerjaannya tidak memungkinkan dilakukan di rumah harus tetap masuk kantor.

Dorsey pada bulan Februari sudah menyatakan keinginannya agar Twitter punya lebih banyak karyawan di berbagai wilayah dan dapat bekerja dari mana saja. Mungkin itulah salah satu alasan munculnya kebijakan pegawai bisa kerja dari rumah sampai selamanya.

“Tidak seharusnya karyawan kami terkonsentrasi di San Francisco dan kami ingin pegawai lebih terdistribusi sehingga akan meningkatkan eksekusi (bisnis) kami,” tutur Dorsey.

Dengan demikian, Twitter dan Square menjadi pelopor kerja dari rumah permanen. Perusahaan teknologi lain seperti Microsoft, Facebook dan Google sejauh ini masih mengharuskan karyawan masuk usai situasi sudah terkendali.

Penulis: Elsa Yuni Kartika
Foto: Gizmologi
Editor: Indra M