JawaPos.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengembangkan BNI Corporate University sebagai lembaga pengembangan kompetensi pegawai berstandar kelas dunia. Ini bagian dari upaya perseroan mengembangkan kompetensi pegawainya untuk mampu beradaptasi menghadapi perubahan bisnis yang semakin cepat.

Langkah ini dibuktikan BNI dengan diraihnya akreditasi Corporate Learning Improvement Process (CLIP) dari European Foundation for Management Development (EFMD) bagi BNI Corporate University.

EFMD adalah lembaga akreditasi Eropa yang menguji lembaga-lembaga pengembangan pegawai perusahaan. Sejauh ini EFMD telah
memberikan akreditasi kepada 766 lembaga pembelajaran di seluruh dunia.

Direktur Kepatuhan BNI Endang Hidayatullah  mengungkapkan upaya menjadikan BNI Corporate University sebagai lembaga pendidikan berkelas dunia membutuhkan upaya sungguh-sungguh.

“Terdapat 35 standar yang perlu dipenuhi secara komprehensif dan detail. BNI dalam hal ini dianggap telah melampaui 11 standar dari 35 standar yang dipersyaratkan,” ujae Endang dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/3).

Beberapa hal yang menjadi keunggulan BNI Corporate University adalah keberhasilan menggeser pola pikir belajar dari Learning at the Learning Center menjadi Learner as the Center of Learning.

Setiap pegawai BNI dapat belajar kapan saja, di mana saja, didukung teknologi digitalisasi yang memudahkan akses belajar tanpa harus datang ke pusat pembelajaran.

Selain itu BNI melakukan terobosan melalui demokratisasi pembelajaran, dimana BNI menyediakan anggaran pembelajaran individu yang populer disebut BNI Learning Wallet yang dapat dimanfaatkan setiap pegawai untuk mendapatkan pembelajaran sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

Terkait terobosan-terobosan dalam bidang pembelajaran di atas, EFMD bahkan meminta ijin kepada BNI untuk menjadikan filosofi baru untuk sarana pembelajaran bagi Corporate University lainnya di seluruh dunia.

Editor           : Mohamad Nur Asikin