KOTA MALANG – Langkah strategis Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) mendirikan Pusat Bisnis dan Kewirausahaan rupanya banyak mendapatkan apresiasi. Tak terkecuali dari Pemerintah Kota Malang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Malang, Sutiaji saat meresmikan Pusat Bisnis dan Inkubator Bisnis di Auditorium Unikama, Rabu (20/3).

Menurut Sutiaji, hadirnya inkubator bisnis Unikama menambah jajaran rumah kreatif di masing-masing Perguruan Tinggi (PT) yang akan mencetak lulusan terbaik dan berkompeten saat berbaur dengan masyarakat di dunia bisnis.

“Ini harus kita support, peran aktif PT dalam arus ekonomi global saat ini menjadi kolaborasi yang bagus. Apalagi Unikama dikenal dengan kampus multikultural sehingga punya banyak potensi yang bagus,” katanya dalam kegiatan seminar dan peresmian bertajuk ‘Penguatan Peran Inbis, dalam Dunia Pendidikan, Dunia Usaha, dan Peran Pemerintah di Era Industri 4.0’.

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, Unikama tak sekadar baik dalam akademik, namun juga memiliki kompetensi keterampilan yang bisa mengatasi permasalahan di masyarakat.

“Terutama bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Karena Kota Malang ini penganggurannya tertinggi dan banyak tenaga terampil yang lebih mengidolakan pekerjaan di luar,” tandasnya.

Sementara itu, Rektor Unikama, Dr. Pieter Sahertian mengatakan, keberadaan inkubator bisnis diharapkan menjadi pemantik lahirnya generasi yang mahir berbisnis di era industri 4.0.

“Jangan berharap untuk mendapatkan pekerjaan yang terbatas itu, tapi cobalah untuk berbisnis,” pungkas dia.

Diketahui, inkubator bisnis ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menjadi start up-start up handal di masa mendatang. Nantinya, mereka akan dibimbing dan dibina untuk belajar berbisnis mulai dari nol hingga pemasaran. Sekaligus disupport oleh berbagai mitra terbaik. Seperti Indonesia Digital Start Up Founder Malang Raya hingga bursa efek dari IDX Incubator Jawa Timur.

Pewarta : Feni Yusnia
Foto : Feni Yusnia
Penyunting : Fia