Selain reog, juga ada pertunjukan barongsai, wisata kuliner dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), lomba mewarnai, dan live musik. ”Festival Kesenian Rakyat digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus nanti,” ujar Head Store Ramayana Bambang Sutrisno di sela-sela kegiatan.
Dia mengatakan, pemilihan penyelenggaraan reog didasari atas permintaan para pengunjung Ramayana Mal. Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga ingin melestarikan budaya tradisional seperti reog. ”Kami melihat, kesenian daerah lebih diminati warga Malang,” katanya.
Grup reog yang ditampilkan berasal dari seniman Gunug Kawi. ”Grup ini bernama Gembong Singo Ludro,” tambahnya.
Pertunjukan reog kemarin (13/8) merupakan puncak Festival Kesenian Rakyat. Rangkaian kegiatan lain telah berlangsung sejak hari Sabtu lalu (12/8). “Kami mengadakan acara indoor dan outdoor. Untuk indoor, ada lomba mewarnai, lalu untuk outdoor ada reog, barongsai, live music, dan juga festival kuliner,” ungkap Bambang.
Di sisi lain, salah seorang pengunjung, Lia terlihat antusias menyaksikan pertunjukan reog. Warga Tumpang, Kabupaten Malang itu datang bersama suami dan adiknya karena ingin menyaksikan pertunjukan kesenian tradisional. “Saya beserta adik memang suka kesenian daerah,” kata dia. (kj1/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana