Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ini Tiga Warkop Pinggir Jalan di Kota Malang Bisa Jadi Referensi Ngopimu

Aditya Novrian • Sabtu, 17 Februari 2024 | 03:00 WIB

Toko Kopi Abah di Pasar Klojen Kota Malang. Kafe mendorong perputaran uang yang besar
Toko Kopi Abah di Pasar Klojen Kota Malang. Kafe mendorong perputaran uang yang besar

KOTA MALANG – Zaman sekarang tak kalah banyak juga anak-anak muda yang lebih memilih ngopi di pinggir jalan dibanding kafe. Di Kota Malang banyak tempat ngopi yang memang sengaja buka di pinggir jalan dengan tempat duduk lesehan atau pun duduk di kursi kecil. 

Tak perlu tempat mewah dan mahal untuk merasakan seteguk kopi di waktu pagi, siang, sore, atau malam. Tempat ngopi pinggir jalan kebanyakan buka 24 jam nonstop. Berikut 3 rekomendasi tempat ngopi pinggir jalan yang ada di Kota Malang versi Jawa Pos Radar Malang.

 

  1. Warkop Cap Doa Ibu
Warkop Doa Ibu. (Nadiatus/Radar Malang)
Warkop Doa Ibu. (Nadiatus/Radar Malang)

Warkop ini sudah beroperasi sejak tahun 1971. Termasuk salah satu warkop legendaris di Kota Malang. Dengan konsep ngopi pinggir jalan, tak sedikit anak muda yang mampir ke warkop ini. Lokasinya berada di Jalan Kelud Nomor 1, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Warkop ini buka setiap hari dan 24 jam. Menu-menu yang ada di warkop ini juga unik-unik. Seperti KSRI (Kopi Susu Resep Ibu), dan Jasa Ayah (Kopi Beer Buatan Ayah). Dengan harga-harga yang murah, menjadi salah satu tempat ngopi yang selalu dikunjungi oleh para anak muda. Lampu remang-remang di waktu malam, membuat suasana Warkop Cap Doa Ibu menjadi tampak menarik. Meski murah meriah, rasa disetiap tegukan kopinya akan melekat di lidah.

  1. Warkop Djayantie
Warkop Djayantie. (Nadiatus/Radar Malang)
Warkop Djayantie. (Nadiatus/Radar Malang)

Warkop ini juga merupakan wakrop legendaris di Kota Malang. Djayantie sudah beroperasi sejak tahun 1980. Djayantie sudah memiliki tiga cabang. Antara lain di Jalan Hasanuddin, Jalan Taman Serayu, dan Jalan Sempu. Warkop ini juga menjadi pilihan terbaik saat akhir bulan. Karena menu-menu yang ditawarkan sangat murah.

Jam buka tiap warkopnya berbeda. Warkop Djayantie cabang Jalan Hasanudin dan Jalan Taman Serayu buka pukul 7 pagi hingga 1 malam. Sedangkan cabang Jalan Sempu buka mulai pukul 1 siang hingga 1 malam. Warkop ini menawarkan menu mulai dari kopi panas, minuman dingin, minuman rempah, dan aneka gorengan. Berkonsep sederhana dengan duduk dikursi kecil, meja kecil, dan di pinggir jalan memikat banyak orang khususnya anak-anak muda.

  1. Fajar Baru Robusta
Warkop Fajar Baru. (Nadiatus/Radar Malang)
Warkop Fajar Baru. (Nadiatus/Radar Malang)

Warkop ini juga menjadi tempat persinggahan anak-anak muda untuk ngopi santai bersama teman. Nuansa jadul tempat ini membuat para konsumen yang datang lebih menikmati secangkir kopinya dan hangatnya obrolan bersama teman. Cita rasa dari kopi-kopi yang khas menjadi pembeda di tempat-tempat lain.

Fajar Baru sudah berdiri sejak tahun 1994 dan sudah memiliki 3 tempat di Kota Malang. Pertama, di Jalan Hasanudin Nomor 05 buka pukul 1 siang hingga 6 pagi (weekday) dan buka 24 jam (weekend). Kedua, di Jalan Suropati Nomor 79 yang buka pukul 7 pagi hingga 11 malam. Ketiga, di Jalan Prof Moch. Yamin Nomor 53 yang buka 24 jam. 

Penulis: Nadiatus Sholeha

 

Editor : Aditya Novrian
#kafe #pinggir jalan #Kota Malang #Ngopi