Malang – Kota Malang kembali menjadi sorotan di kalangan pecinta kuliner pedas. Tiga bakso dengan reputasi paling tinggi di social media yaitu Bakso Brow, Bakso Tendek, dan Bakso Alesha mendapat popularitas berkat kolaborasi antara rasa pedas yang ekstrim dan inovasi yang cukup kreatif.
Saat nama ketiganya menjadi viral, memicu antrian yang sangat panjang dan perhatian media lokal juga lho! Yuk ikuti perjalanan pedas kali ini!
Bakso Brow
Berada di Jalan Kendalsari, Lowokwaru, warung ini dikenal lewat kuahnya merah menyala dan pentol yang sangat pedas setiap gigitannya akan langsung memberikan gebrakan berbagai rasa. Kuahnya yang dipadu dengan pentol berukuran besar sampai kecil, dan pengunjung tetap bisa memilih tingkat kepedasan sesuai selera, jadi jangan khawatir akan kepedasan dan tidak bisa menikmati bakso pedas ini ya!
Dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari harga hanya Rp 1.000–5.000 per pentol, tempat ini tidak pernah sepi pengunjung lho! Bakso Brow menyuguhkan pengalaman kuliner tidak terlupakan bagi para penggemar pedas.
Bakso Tendek (Kuah Bledek)
Bertempat di Gang KH Malik Dalam, Buring, Bakso Tendek menawarkan kuah bledek istilah lokal untuk kuah pedas yang meledak-ledak di mulut. Bukan hanya pentol saja, tetapi pelanggan bisa menikmati kikil, babat, paru, dan usus yang terasa semakin lezat saat disiramkan dengan kuah pedasnya.
Tempat ini menjadi favorit wisatawan karena sensasi pedasnya yang “siap membakar semangat”.
Bakso Alesha
Bakso Alesha yang tengah viral karena penyajiannya yang unik yaitu bakso beranak raksasa yang diisi dengan puluhan pentol kecil dan disiram dengan sambal cabai yang sangat melimpah. Warung ini terletak di Jalan Labu No. 13, Bumiayu, Kedungkandang. Berbagai varian menunya sangat lengkap dimulai dari bakso sumsum, pentol kecil, bakso tulang rusuk, pentol bakar, hingga pentol beranak jumbo harganya mulai Rp 10.000 untuk pentol kecil, Rp 25.000 untuk bakso sumsum, dan Rp 35.000 untuk porsi jumbo atau beranak raksasa.
Alesha merupakan “hidden gem” dan “bakso pedas paling hits di Malang”. Jika kamu tidak kuat dengan pedasnya bakso Alesha, jangan khawatir ada varian bakso yang tidak pedas atau original. Jangan takut buat nyobain ya!
Fenomena ini tidak hanya soal rasa, tetapi juga menyangkut beberapa faktor. Bakso Brow memikat lewat kuahnya dengan warna ekstrim, Tendek dengan kuah ledakannya, dan Alesha dengan inovasi pentol beranak raksasa yang sangat Instagramable. Media sosial yang selalu dipenuhi unggahan reel dan foto, sementara ulasan pelanggan menyebut pedasnya nendang dan bikin selalu bikin nagih.
Seorang pelanggan menyebut pentol Alesha sebagai hidden gem yang selalu ramai walaupun berada di sangat gang kecil. Fenomena bakso pedas ini telah menunjukkan bahwa kolaborasi antara citarasa yang menantang dan kreativitas dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pembelinya. (fie)
Editor : A. Nugroho