RADAR MALANG – Malang dikenal memiliki banyak gunung dengan keindahan alam yang menawan. Bagi pendaki pemula, memilih gunung dengan trek ringan namun tetap punya pemandangan indah adalah pilihan tepat. Mulai dari gunung yang populer hingga yang masih jarang dijamah, inilah rekomendasi gunung di sekitar Malang yang bisa jadi destinasi pertama untuk memulai petualangan mendaki!
- Gunung Welirang
Gunung Welirang yang berada di kawasan Batu, Malang, menawarkan pengalaman mendaki yang cukup ramah bagi pemula. Gunung ini terkenal dengan pemandangan puncaknya yang indah, terutama saat cuaca cerah. Dari atas, kamu bisa menyaksikan panorama memukau dengan latar air terjun Lemahbang dan Tutukan Sendi. Suasana alamnya yang segar membuat banyak pendaki betah berlama-lama menikmati perjalanan. Untuk tiket masuk, harga berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 200 ribu, tergantung fasilitas dan kebutuhan yang diambil.
Selain jalur pendakian yang tidak terlalu ekstrem, Gunung Welirang juga menyediakan area camping ground yang cukup luas. Bagi kamu yang belum memiliki perlengkapan, tersedia penyewaan tenda di beberapa titik sekitar lokasi. Hal ini memudahkan pendaki pemula untuk tetap bisa menikmati pengalaman camping tanpa perlu membeli perlengkapan baru. Gunung ini beroperasi 24 jam, namun pelayanan maksimal hanya sampai pukul 19.00 WIB, sehingga sebaiknya atur waktu perjalananmu dengan baik agar lebih aman.
- Gunung Butak
Gunung Butak terletak di kawasan Selecta dan dikenal sebagai salah satu gunung yang ramah untuk pendaki pemula. Trek yang ditawarkan cenderung lebih ringan dibandingkan gunung lain di Malang. Selain itu, di sekitarnya terdapat kebun apel yang menambah suasana mendaki menjadi lebih segar dan menyenangkan. Biaya untuk registrasi pendakian hanya Rp 15 ribu, dan bagi yang tidak ingin terlalu lelah, tersedia jasa ojek dengan tarif sekitar Rp 50 ribu tiap pos.
Menariknya, momen terbaik mendaki Gunung Butak adalah saat musim panen apel. Pendaki bisa merasakan sensasi memetik apel langsung dari pohonnya, pengalaman yang jarang ditemukan di jalur pendakian lain. Hal ini menjadikan Gunung Butak bukan hanya sekadar tujuan trekking, tetapi juga destinasi wisata alam yang memberikan nilai lebih. Gunung ini beroperasi 24 jam, jadi kamu bisa lebih fleksibel mengatur jadwal pendakian sesuai kebutuhan.
- Gunung Panderman
Bagi pendaki yang ingin mencari gunung dengan jalur singkat dan relatif aman, Gunung Panderman bisa jadi pilihan utama. Berlokasi di Dusun Toyomerto, Srebet, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2000 mdpl. Jalurnya tidak terlalu sulit, sehingga sering dijadikan destinasi pemanasan sebelum pendakian gunung yang lebih tinggi. Puncak Basundara menjadi daya tarik utama karena menawarkan panorama indah Kota Batu dari ketinggian.
Selain itu, akses menuju Gunung Panderman juga cukup mudah. Banyak pendaki pemula memilih gunung ini sebagai pengalaman pertama karena durasi pendakiannya tidak terlalu lama. Suasana segar dan pemandangan yang luas membuat rasa lelah cepat terbayar. Tidak heran jika gunung ini sering dikunjungi baik oleh pendaki lokal maupun wisatawan yang ingin mencoba sensasi mendaki ringan di Malang.
- Gunung Anjasmoro
Gunung Anjasmoro menawarkan pengalaman mendaki yang sedikit berbeda. Dengan ketinggian 2.282 mdpl, gunung ini sebenarnya merupakan gugusan pegunungan yang membentang di Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, hingga Kota Batu. Keunikan Anjasmoro terletak pada hutan alaminya yang masih asri dan jarang terjamah pendaki. Hal ini membuat suasana mendaki terasa lebih tenang dan jauh dari keramaian.
Jalur pendakian menuju Gunung Anjasmoro bisa dipilih melalui Wonosalam Jombang atau Pabrik Jamur Cangar. Pendaki akan melewati sekitar empat pos sebelum akhirnya sampai di puncak dengan waktu tempuh sekitar empat jam. Meski belum sepopuler gunung lain, justru hal inilah yang menjadikannya menarik untuk dijelajahi. Pendaki pemula bisa mendapatkan pengalaman mendaki yang berbeda karena suasana sepi membuat perjalanan terasa lebih intim dengan alam.
- Gunung Kawi
Gunung Kawi sering dikenal dengan nuansa mistisnya yang kental, sehingga lebih populer sebagai destinasi wisata religi. Namun di balik itu, gunung dengan ketinggian 2.551 mdpl ini sebenarnya menyimpan panorama yang menawan. Jalurnya tidak terlalu menyiksa sehingga cukup ramah bagi pendaki pemula. Untuk mendaki, tersedia beberapa jalur, seperti jalur via Keraton Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, melalui Batu Licin, maupun melalui Desa Maduarjo di Kecamatan Ngajum.
Pendakian menuju puncak Gunung Kawi biasanya melewati tiga pos utama. Meski cerita mistis sering menyertai perjalanan, banyak pendaki tetap tertarik untuk menaklukkan gunung ini karena keindahannya. Tiket masuknya cukup terjangkau, hanya sekitar Rp 10 ribu. Bagi pemula, persiapan fisik tetap penting dilakukan agar pendakian bisa berjalan lancar. Gunung Kawi adalah pilihan tepat bagi mereka yang ingin mencoba mendaki sambil merasakan atmosfer unik yang jarang ditemukan di gunung lain. (alf)