alexametrics
27.9 C
Malang
Thursday, 7 July 2022

Pengunjung Wisata Instagrammable San Terra Pujon Dibatasi 5.000 Orang

PUJON – Sejak dibuka lagi sekitar 1,5 bulan lalu karena pandemi Covid-19, Florawisata San Terra de Lafonte di Desa Pandesari, Pujon, kembali diminati pengunjung. Namun, kondisinya tidak seramai biasanya, karena pengelola membatasi wisatawan yang berkunjung di taman instagrammable ini hanya sampai 5.000 wisatawan dari kapasitas 10.000 wisatawan.

Manajer Operasional Flora Wisata Santerra de Laponte Viqi Listiawan mengatakan, pembatasan itu mengikuti aturan pemerintah yang hanya membolehkan menerima 50 persen pengunjung dari kapasitas yang ada. Ini demi pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan wisata. ”Lebih ke antisipasi saja, karena pengunjung juga dari mana-mana,” terang Viqi Listiawan kemarin (2/9).

Meski sudah dibatasi, protokol kesehatan tetap dijaga ketat. Di sana ada ada aturan pengunjung wajib bermasker. Di pintu masuk ada pengecekan suhu dan pengunjung harus jaga jarak. ”Ada sekuriti sendiri yang patrol untuk mengimbau yang tak bermasker maupun berkerumun,” paparnya.

Senada, Administrasi Operasional Florawisata San Terra de Lafonte Dwi Ratih menjelaskan, jumlah kunjungan di tempat wisata yang luasannya kurang lebih 5 hektare ini tidak sebanyak seperti sebelum pandemi. ”Ya mungkin karena pandemi, kalau dulu kan aman dan masih baru-barunya, jadi banyak yang ingin tahu,” ujar dia.

Gadis asal Pujon itu juga menyampaikan, jika selama ditutup kurang lebih 3 bulan, pihaknya beralih pada berjualan pembibitan bunga di depan lokasi wisata. ”Jadi yang beli bisa masuk gratis foto, tapi hanya foto saja, karena wahana semuanya tutup,” ungkap Ratih–sapaan karibnya.

Seperti diketahui, Florawisata San Terra de Lafonte yang beroperasi pada pukul 08.30 sampai 17.00 ini memang menyuguhkan spot foto yang instagrammable. Di antaranya ada taman bunga, replika Kampung Korea, replika Kampung California, dan beberapa wahana lainnya. ”Jadinya, memang cocok untuk semua kalangan, baik remaja ataupun keluarga,” pungkasnya.

Hal itu dibenarkan Novi, salah satu pengunjung Florawisata San Terra de Lafonte kemarin (2/9). Dirinya mengaku excited berkunjung ke wisata yang instagrammable itu. Sebab, selain banyak spot foto yang bagus, suasananya juga mendukung. ”Saya tahu wisata ini dari Instagram dan pertama kali ke sini benar-benar tidak mengecewakan,” tutup perempuan kelahiran 1995 itu.

Pewarta: Ulfa Afrian

PUJON – Sejak dibuka lagi sekitar 1,5 bulan lalu karena pandemi Covid-19, Florawisata San Terra de Lafonte di Desa Pandesari, Pujon, kembali diminati pengunjung. Namun, kondisinya tidak seramai biasanya, karena pengelola membatasi wisatawan yang berkunjung di taman instagrammable ini hanya sampai 5.000 wisatawan dari kapasitas 10.000 wisatawan.

Manajer Operasional Flora Wisata Santerra de Laponte Viqi Listiawan mengatakan, pembatasan itu mengikuti aturan pemerintah yang hanya membolehkan menerima 50 persen pengunjung dari kapasitas yang ada. Ini demi pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan wisata. ”Lebih ke antisipasi saja, karena pengunjung juga dari mana-mana,” terang Viqi Listiawan kemarin (2/9).

Meski sudah dibatasi, protokol kesehatan tetap dijaga ketat. Di sana ada ada aturan pengunjung wajib bermasker. Di pintu masuk ada pengecekan suhu dan pengunjung harus jaga jarak. ”Ada sekuriti sendiri yang patrol untuk mengimbau yang tak bermasker maupun berkerumun,” paparnya.

Senada, Administrasi Operasional Florawisata San Terra de Lafonte Dwi Ratih menjelaskan, jumlah kunjungan di tempat wisata yang luasannya kurang lebih 5 hektare ini tidak sebanyak seperti sebelum pandemi. ”Ya mungkin karena pandemi, kalau dulu kan aman dan masih baru-barunya, jadi banyak yang ingin tahu,” ujar dia.

Gadis asal Pujon itu juga menyampaikan, jika selama ditutup kurang lebih 3 bulan, pihaknya beralih pada berjualan pembibitan bunga di depan lokasi wisata. ”Jadi yang beli bisa masuk gratis foto, tapi hanya foto saja, karena wahana semuanya tutup,” ungkap Ratih–sapaan karibnya.

Seperti diketahui, Florawisata San Terra de Lafonte yang beroperasi pada pukul 08.30 sampai 17.00 ini memang menyuguhkan spot foto yang instagrammable. Di antaranya ada taman bunga, replika Kampung Korea, replika Kampung California, dan beberapa wahana lainnya. ”Jadinya, memang cocok untuk semua kalangan, baik remaja ataupun keluarga,” pungkasnya.

Hal itu dibenarkan Novi, salah satu pengunjung Florawisata San Terra de Lafonte kemarin (2/9). Dirinya mengaku excited berkunjung ke wisata yang instagrammable itu. Sebab, selain banyak spot foto yang bagus, suasananya juga mendukung. ”Saya tahu wisata ini dari Instagram dan pertama kali ke sini benar-benar tidak mengecewakan,” tutup perempuan kelahiran 1995 itu.

Pewarta: Ulfa Afrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/