alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 1 October 2022

Persada Indonesia Cabang Malang Beri Pembekalan 87 Jamaah Umrah

MALANG KOTA – Persada Indonesia Cabang Malang gelar manasik umrah untuk calon jamaahnya. Sebanyak 87 jamaah mengikuti Manasik Umrah di Hotal Savana, Sabtu (3/8). Di acara tersebut mereka diberikan teori tentang tata cara ibadah umrah. Sementara tata cara teknis diberikan saat ibadah umrah berlangsung.

Sebab, menurut Kepala Biro Perjalanan Wisata Persada Indonesia Cabang Malang, Wildan Habibi menuturkan tata cara teknis dipaparkan saat program perjalanan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Artinya, sebelum bertolak ke Mekkah, para jamaah mendapatkan manasik kecil di Madinah.

“Untuk pemantapan kembali. Barang kali calon jemaah di sini yang masih agak lupa-lupa atau kurang jelas. Makanya nanti akan kami praktikan lagi di Madinah sebelum bertolak ke Kota Suci Mekah untuk melakukan ibadah umrah,” ujar dia.

Puluhan jemaah umrah tersebut rencananya akan diberangkatkan pada bulan September. Yaitu di tanggal 8, 13 dan 19 khusus untuk jemaah Malang. Dari ketiga kloter ini nantinya akan bertemu jemaah luar Malang di Surabaya.

Banyak kemudahan yang diperoleh jamaah umrah saat menjalankan ibadah bersama persada. Diantarnya, jemaah tidak perlu melakukan cek in, setelah tiba para jemaah akan mendapatkan launch sebelum take off, ada pemandu atau tour leader.

“Jadi jemaah tinggal mengikuti alurnya saja. Jemaah sebelum berangkat sudah ada gambaran karena kan kami sudah ada program perjalanan. Mulai hari pertama sampai selesai itu sudah kami berikan program perjalanan yang terjadwal jadi jemaah sudah ada gambaran secara umum,” jelasnya.

Dia mengatakan, di Persada Indonesia memberikan paket umrah mulai 27,5 juta. Calon jemaah dapat memilih program umrah yang diberikan oleh Persada Indonesia yaitu program 9 hari dan 13 hari.

Sebagai informasi, di tahun ini jumlah pendaftar jemaah umrah yang meningkat, disambut dengan perubahan harga maskapai. Kenaikan itu menurut Wildan tak menyurutkan kualitas pelayanan dari Persada Indonesia.

“Peningkatan jemaah di tahun ini signifikan, cuma kalau yang dulu jemaah setelah DP sampai keberangkatan hampir tidak ada perubahan harga. Tapi kalau yang sekarang ada kenaikan harga di maskapainya,” ujarnya.

MALANG KOTA – Persada Indonesia Cabang Malang gelar manasik umrah untuk calon jamaahnya. Sebanyak 87 jamaah mengikuti Manasik Umrah di Hotal Savana, Sabtu (3/8). Di acara tersebut mereka diberikan teori tentang tata cara ibadah umrah. Sementara tata cara teknis diberikan saat ibadah umrah berlangsung.

Sebab, menurut Kepala Biro Perjalanan Wisata Persada Indonesia Cabang Malang, Wildan Habibi menuturkan tata cara teknis dipaparkan saat program perjalanan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Artinya, sebelum bertolak ke Mekkah, para jamaah mendapatkan manasik kecil di Madinah.

“Untuk pemantapan kembali. Barang kali calon jemaah di sini yang masih agak lupa-lupa atau kurang jelas. Makanya nanti akan kami praktikan lagi di Madinah sebelum bertolak ke Kota Suci Mekah untuk melakukan ibadah umrah,” ujar dia.

Puluhan jemaah umrah tersebut rencananya akan diberangkatkan pada bulan September. Yaitu di tanggal 8, 13 dan 19 khusus untuk jemaah Malang. Dari ketiga kloter ini nantinya akan bertemu jemaah luar Malang di Surabaya.

Banyak kemudahan yang diperoleh jamaah umrah saat menjalankan ibadah bersama persada. Diantarnya, jemaah tidak perlu melakukan cek in, setelah tiba para jemaah akan mendapatkan launch sebelum take off, ada pemandu atau tour leader.

“Jadi jemaah tinggal mengikuti alurnya saja. Jemaah sebelum berangkat sudah ada gambaran karena kan kami sudah ada program perjalanan. Mulai hari pertama sampai selesai itu sudah kami berikan program perjalanan yang terjadwal jadi jemaah sudah ada gambaran secara umum,” jelasnya.

Dia mengatakan, di Persada Indonesia memberikan paket umrah mulai 27,5 juta. Calon jemaah dapat memilih program umrah yang diberikan oleh Persada Indonesia yaitu program 9 hari dan 13 hari.

Sebagai informasi, di tahun ini jumlah pendaftar jemaah umrah yang meningkat, disambut dengan perubahan harga maskapai. Kenaikan itu menurut Wildan tak menyurutkan kualitas pelayanan dari Persada Indonesia.

“Peningkatan jemaah di tahun ini signifikan, cuma kalau yang dulu jemaah setelah DP sampai keberangkatan hampir tidak ada perubahan harga. Tapi kalau yang sekarang ada kenaikan harga di maskapainya,” ujarnya.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/