alexametrics
32C
Malang
Monday, 19 April 2021

Libur Lebaran, Wisata di Malang Bakal Panen Pengunjung Lokal

MALANG – Meski ada larangan mudik saat libur Lebaran mendatang, namun destinasi wisata di Kabupaten Malang dipredikasi tetap ramai. Karena pengelola sudah mendapat lampu hijau untuk membuka destinasi wisatanya. Pemerintah mengizinkan wisata untuk beroperasi secara normal.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara menegaskan, tak ada penutupan tempat wisata di Kabupaten Malang selama masa mudik Lebaran. ”Tetap buka seperti biasa. Tidak ada larangan berkunjung ke tempat wisata,” kata Made saat dihubungi kemarin (3/4).

Menurut dia, dengan adanya larangan mudik ini, destinasi wisata di Kabupaten Malang akan minim menerima kunjungan dari wisatawan luar kota maupun asing. Meski demikian, masyarakat Kabupaten Malang juga tidak akan banyak yang melakukan perjalanan ke luar kota. Sehingga mereka akan lebih memilih mengunjungi wisata di daerah lokal sendiri. ”Kan tidak banyak mudik sehingga wisata juga harus disiapkan semaksimal mungkin untuk menerima kunjungan wisatawan lokal,” imbuhnya.

Namun menurut dia, hal ini tetap patut disyukuri karena wisata tetap boleh buka. Mengingat tahun lalu, di momen yang sama, semua tempat liburan tak diizinkan beroperasi. Sehingga orang-orang yang menggantungkan hidupnya di tempat wisata sama sekali tak bisa memperoleh penghasilan. ”Namun tetap, aturan protokol kesehatan, pembatasan jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas harus terus dijalankan,” tegas pria yang juga menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala badan pendapatan daerah (bapenda) itu.

Made berharap, situasi ini bisa segera kembali normal agar laju pertumbuhan pariwisata di Kabupaten Malang segera bisa menggeliat kembali. Menurut dia, banyak wisata asing yang terpikat dengan keindahan wisata yang ada di Bumi Kanjuruhan. Sehingga hal ini harus terus dimaksimalkan. ”Untuk wisata tidak menolak kunjungan, tapi kan masyarakat sudah dapat pemantauan sendiri kalau mau ke luar kota,” tutup Made. (rmc/fik/c1/abm)

MALANG – Meski ada larangan mudik saat libur Lebaran mendatang, namun destinasi wisata di Kabupaten Malang dipredikasi tetap ramai. Karena pengelola sudah mendapat lampu hijau untuk membuka destinasi wisatanya. Pemerintah mengizinkan wisata untuk beroperasi secara normal.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara menegaskan, tak ada penutupan tempat wisata di Kabupaten Malang selama masa mudik Lebaran. ”Tetap buka seperti biasa. Tidak ada larangan berkunjung ke tempat wisata,” kata Made saat dihubungi kemarin (3/4).

Menurut dia, dengan adanya larangan mudik ini, destinasi wisata di Kabupaten Malang akan minim menerima kunjungan dari wisatawan luar kota maupun asing. Meski demikian, masyarakat Kabupaten Malang juga tidak akan banyak yang melakukan perjalanan ke luar kota. Sehingga mereka akan lebih memilih mengunjungi wisata di daerah lokal sendiri. ”Kan tidak banyak mudik sehingga wisata juga harus disiapkan semaksimal mungkin untuk menerima kunjungan wisatawan lokal,” imbuhnya.

Namun menurut dia, hal ini tetap patut disyukuri karena wisata tetap boleh buka. Mengingat tahun lalu, di momen yang sama, semua tempat liburan tak diizinkan beroperasi. Sehingga orang-orang yang menggantungkan hidupnya di tempat wisata sama sekali tak bisa memperoleh penghasilan. ”Namun tetap, aturan protokol kesehatan, pembatasan jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas harus terus dijalankan,” tegas pria yang juga menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala badan pendapatan daerah (bapenda) itu.

Made berharap, situasi ini bisa segera kembali normal agar laju pertumbuhan pariwisata di Kabupaten Malang segera bisa menggeliat kembali. Menurut dia, banyak wisata asing yang terpikat dengan keindahan wisata yang ada di Bumi Kanjuruhan. Sehingga hal ini harus terus dimaksimalkan. ”Untuk wisata tidak menolak kunjungan, tapi kan masyarakat sudah dapat pemantauan sendiri kalau mau ke luar kota,” tutup Made. (rmc/fik/c1/abm)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru