alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

PPKM Melandai, Bedengan Malang Panen Turis

RADAR MALANG – Hampir dua bulan menjalani masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali sepertinya membuat masyarakat di Bumi Arema kangen berwisata. Karena itu, setelah Malang raya turun level dan pembatasan mulai dilonggarkan, masyarakat berbondong-bondong berwisata.

Salah satu objek wisata yang ”kebanjiran” wisatawan adalah bumi perkemahan Bedengan Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Pantauan koran ini, hamparan tanah bumi perkemahan itu dipadati tenda milik wisatawan. Area parkir juga penuh.

”Wisatawan yang datang tidak hanya dari Malang raya. Tapi juga dari luar Malang seperti Mojokerto, Surabaya, Blitar, bahkan Bandung,” ujar Yanto, juru parkir (Jukir) di bumi perkemahan Bedengan, kemarin (4/10).

Yanto mengatakan rata-rata wisatawan yang datang rombongan. Minimal 5-6 dalam satu rombongan. ”Banyak yang datang untuk kegiatan kampus atau keluarga,” ucapnya.

Salah satu wisatawan, M. Diki Andzirial mengatakan, dia datang bersama teman-temannya satu kampus. ”Sudah mulai Sabtu (2/10) saya dan teman-teman camping di sini (bumi perkemahan Bedengan, Red),” kata Diki. Dia memilih berwisata ke bumi perkemahan Bedengan karena suasananya masih asri. Udaranya juga sejuk dan panorama alam indah.(cj6/dan/rmc).

RADAR MALANG – Hampir dua bulan menjalani masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali sepertinya membuat masyarakat di Bumi Arema kangen berwisata. Karena itu, setelah Malang raya turun level dan pembatasan mulai dilonggarkan, masyarakat berbondong-bondong berwisata.

Salah satu objek wisata yang ”kebanjiran” wisatawan adalah bumi perkemahan Bedengan Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Pantauan koran ini, hamparan tanah bumi perkemahan itu dipadati tenda milik wisatawan. Area parkir juga penuh.

”Wisatawan yang datang tidak hanya dari Malang raya. Tapi juga dari luar Malang seperti Mojokerto, Surabaya, Blitar, bahkan Bandung,” ujar Yanto, juru parkir (Jukir) di bumi perkemahan Bedengan, kemarin (4/10).

Yanto mengatakan rata-rata wisatawan yang datang rombongan. Minimal 5-6 dalam satu rombongan. ”Banyak yang datang untuk kegiatan kampus atau keluarga,” ucapnya.

Salah satu wisatawan, M. Diki Andzirial mengatakan, dia datang bersama teman-temannya satu kampus. ”Sudah mulai Sabtu (2/10) saya dan teman-teman camping di sini (bumi perkemahan Bedengan, Red),” kata Diki. Dia memilih berwisata ke bumi perkemahan Bedengan karena suasananya masih asri. Udaranya juga sejuk dan panorama alam indah.(cj6/dan/rmc).

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/