alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

Kontribusi Turis Lokal Kecil, Selecta Enggan Buka Saat Idul Fitri

KOTA BATU – Meski tempat wisata diperbolehkan buka saat momen Lebaran Idul Fitri 2021 nanti, tetapi tidak semua pelaku wisata di Kota Batu optimis bisa mendapatkan pengunjung yang sesuai harapan karena adanya larangan mudik. Bahkan ada tempat wisata yang berniat untuk menutup sementara waktu. Salah satunya Taman Rekreasi Selecta.

Direktur Utama Taman Rekreasi Selecta, Sujud Hariadi mengatakan beberapa pekan terakhir, tempat wisata Selecta mengalami penurunan pengunjung. Sehingga pendapatan yang diterima tak sebanding dengan biaya operasional yang ada. Disebutkan, keuangan Selecta juga sudah terkuras untuk dapat tetap mengoperasikan wisata unggulan di Kota Batu tersebut.

“Pendapatan pada akhir-akhir ini sama sekali belum bisa menutup biaya operasional. Jadi kerugian sudah sangat jelas, terlebih di bulan Ramadan ini ditambah pandemi dan kebijakan yang ada, jadi tambah turun kunjungannya,” katanya.

Ia menuturkan, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa. Dia menambahkan, Selecta tidak akan membuat strategi baru untuk menarik pengunjung selama libur Lebaran Idul Fitri 2021. “Tapi kami tetap melakukan perawatan, jadi misalnya bunga sudah diganti baru, kemudian kebersihan dan yang lainnya tetap jalan. Jadi kita gak ada yang baru, tapi dari wahana yang sudah ada kita utamakan perawatannya,” bebernya.

Menurutnya, pihaknya akan mempertimbangkan operasional Selecta pada masa larangan mudik dan pembatasan mobilitas masyarakat di libur lebaran 2021 ini. “Jadi kalau peraturannya kurang bagus bagi kami, ya tutup saja. Kami akan mempertimbangkan situasinya, nanti H-1, H-2 pasti akan kelihatan kunjungannya. Kalau sepi tutup saja biar karyawan bisa salat ied. Dari pada tekor lebih baik buat Lebaran,” katanya.

Adanya aturan aglomerasi yang terlalu ketat dan penyekatan yang ada sangat berpengaruh. “Wisatawan Malang Raya itu hanya menyumbang 10 persen, dan rata-rata kunjungan terbanyak selama ini kami dapatkan dari orang-orang Surabaya Raya,” katanya. Dari kondisi tersebut, maka pembatasan pergerakan melalui algomerasi berpotensi untuk menurunkan volume kunjungan ke Selecta.

Pewarta: Nugraha

KOTA BATU – Meski tempat wisata diperbolehkan buka saat momen Lebaran Idul Fitri 2021 nanti, tetapi tidak semua pelaku wisata di Kota Batu optimis bisa mendapatkan pengunjung yang sesuai harapan karena adanya larangan mudik. Bahkan ada tempat wisata yang berniat untuk menutup sementara waktu. Salah satunya Taman Rekreasi Selecta.

Direktur Utama Taman Rekreasi Selecta, Sujud Hariadi mengatakan beberapa pekan terakhir, tempat wisata Selecta mengalami penurunan pengunjung. Sehingga pendapatan yang diterima tak sebanding dengan biaya operasional yang ada. Disebutkan, keuangan Selecta juga sudah terkuras untuk dapat tetap mengoperasikan wisata unggulan di Kota Batu tersebut.

“Pendapatan pada akhir-akhir ini sama sekali belum bisa menutup biaya operasional. Jadi kerugian sudah sangat jelas, terlebih di bulan Ramadan ini ditambah pandemi dan kebijakan yang ada, jadi tambah turun kunjungannya,” katanya.

Ia menuturkan, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa. Dia menambahkan, Selecta tidak akan membuat strategi baru untuk menarik pengunjung selama libur Lebaran Idul Fitri 2021. “Tapi kami tetap melakukan perawatan, jadi misalnya bunga sudah diganti baru, kemudian kebersihan dan yang lainnya tetap jalan. Jadi kita gak ada yang baru, tapi dari wahana yang sudah ada kita utamakan perawatannya,” bebernya.

Menurutnya, pihaknya akan mempertimbangkan operasional Selecta pada masa larangan mudik dan pembatasan mobilitas masyarakat di libur lebaran 2021 ini. “Jadi kalau peraturannya kurang bagus bagi kami, ya tutup saja. Kami akan mempertimbangkan situasinya, nanti H-1, H-2 pasti akan kelihatan kunjungannya. Kalau sepi tutup saja biar karyawan bisa salat ied. Dari pada tekor lebih baik buat Lebaran,” katanya.

Adanya aturan aglomerasi yang terlalu ketat dan penyekatan yang ada sangat berpengaruh. “Wisatawan Malang Raya itu hanya menyumbang 10 persen, dan rata-rata kunjungan terbanyak selama ini kami dapatkan dari orang-orang Surabaya Raya,” katanya. Dari kondisi tersebut, maka pembatasan pergerakan melalui algomerasi berpotensi untuk menurunkan volume kunjungan ke Selecta.

Pewarta: Nugraha

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru