alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Pelaku Wisata Malam Kota Batu Berharap Tak Ada Perpanjangan PPKM

KOTA BATU – Setelah terpaksa tutup lantaran, terbentur jam operasional Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid satu, Batu Night Spectacular (BNS) harus lebih lama lagi menunggu. Dari yang awalnya hanya berlaku hingga 25 Januari, PPKM kembali diperpanjang sampai 8 Februari mendatang. Hal tersebut lantas sangat berimbas pada biaya operasional destinasi wisata malam tersebut.

“Diwaktu normal kami buka mulai pukul 15.00 sampai 23.00 WIB. Kalau dibatasi hanya sampai jam 19.00 secara operasional jadi hanya buka empat jam saja,” tutur Operation Manager BNS, Harry Cahyono. Tak heran, karena tema yang diusung objek wisata ini memang menonjolkan lampu-lampu indah dan berbagai wahana permainan.

Keputusan tutup sementara akhirnya diambil olehnya dengan alasan tidak mau mengecewakan pengunjung. Memang, mayoritas pengunjung BNS biasa memadati destinasi wisata ini setelah maghrib.

“Kalau mereka datang habis maghrib kan berarti cuma ada waktu satu jam sebelum tutup. Kami tak mau mereka jadi kecewa, karena datangnya kan juga banyak yang dari luar kota,” tambahnya.

Biaya operasional tinggi, sementara pemasukan yang masih minim juga jadi pertimbangan.

“Cuma buka selama empat jam dikondisi seperti ini siapa yang mau datang. Biaya operasional di BNS juga tinggi karena memerlukan kebutuhan listrik yang banyak,” ungkapnya.

Itulah juga yang memaksa destinasi wisata ini tidak buka setiap hari. Rendahnya jumlah wisatawan membuat pihak pengelola memutuskan hanya buka pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu.

Penutupan sementara BNS, membuat para karyawan yang ada juga ikut merasakan dampaknya. Untungnya, pihak pengelola sudah menyiapkan dana cadangan guna menggaji seluruh karyawan. Upah yang diberikan tetap berpangku pada jam operasional buka BNS yang hanya menyentuh angka 50 persen.

“Semua karyawan juga tahu kondisi yang terjadi sekarang bagaimana. Kami juga tidak membatasi mereka,” tuturnya.

Rencananya, jika tidak diperpanjang lagi mereka akan buka operasional pada tanggal 12 mendatang. Perhatian pada kesejahtraan karyawan tentu menjadi hal prioritas.

“Saya hanya berharap jika PPKM tidak diperpanjang lagi. Hingga akhirnya bisa buka dengan normal seperti dulu,” harapnya.

Pewarta : Wildan Agta Affirdausy

KOTA BATU – Setelah terpaksa tutup lantaran, terbentur jam operasional Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid satu, Batu Night Spectacular (BNS) harus lebih lama lagi menunggu. Dari yang awalnya hanya berlaku hingga 25 Januari, PPKM kembali diperpanjang sampai 8 Februari mendatang. Hal tersebut lantas sangat berimbas pada biaya operasional destinasi wisata malam tersebut.

“Diwaktu normal kami buka mulai pukul 15.00 sampai 23.00 WIB. Kalau dibatasi hanya sampai jam 19.00 secara operasional jadi hanya buka empat jam saja,” tutur Operation Manager BNS, Harry Cahyono. Tak heran, karena tema yang diusung objek wisata ini memang menonjolkan lampu-lampu indah dan berbagai wahana permainan.

Keputusan tutup sementara akhirnya diambil olehnya dengan alasan tidak mau mengecewakan pengunjung. Memang, mayoritas pengunjung BNS biasa memadati destinasi wisata ini setelah maghrib.

“Kalau mereka datang habis maghrib kan berarti cuma ada waktu satu jam sebelum tutup. Kami tak mau mereka jadi kecewa, karena datangnya kan juga banyak yang dari luar kota,” tambahnya.

Biaya operasional tinggi, sementara pemasukan yang masih minim juga jadi pertimbangan.

“Cuma buka selama empat jam dikondisi seperti ini siapa yang mau datang. Biaya operasional di BNS juga tinggi karena memerlukan kebutuhan listrik yang banyak,” ungkapnya.

Itulah juga yang memaksa destinasi wisata ini tidak buka setiap hari. Rendahnya jumlah wisatawan membuat pihak pengelola memutuskan hanya buka pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu.

Penutupan sementara BNS, membuat para karyawan yang ada juga ikut merasakan dampaknya. Untungnya, pihak pengelola sudah menyiapkan dana cadangan guna menggaji seluruh karyawan. Upah yang diberikan tetap berpangku pada jam operasional buka BNS yang hanya menyentuh angka 50 persen.

“Semua karyawan juga tahu kondisi yang terjadi sekarang bagaimana. Kami juga tidak membatasi mereka,” tuturnya.

Rencananya, jika tidak diperpanjang lagi mereka akan buka operasional pada tanggal 12 mendatang. Perhatian pada kesejahtraan karyawan tentu menjadi hal prioritas.

“Saya hanya berharap jika PPKM tidak diperpanjang lagi. Hingga akhirnya bisa buka dengan normal seperti dulu,” harapnya.

Pewarta : Wildan Agta Affirdausy

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/