alexametrics
22.8 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Sumber Taman Pagelaran, Hidden Paradise-nya Kabupaten Malang

MALANG KABUPATEN – Berada di Desa Karangasuko, Kecamatan Pagelaran, Wisata Sumber Taman menyajikan keindahan alam yang berbeda. Selain Sumber Jenon dan Sumber Sira, Sumber Taman boleh dibilang sebagai hidden paradise-nya Kabupaten Malang.

Berwisata ke tempat ini, Anda akan disuguhi dengan sumber mata air yang jernih kebiruan. Bahkan dasar kolam di kawasan sumber tersebut bisa terlihat sangat jelas karena jernihnya air di Sumber Taman.

Untuk menjangkau Sumber Taman, dibutuhkan waktu sekitar satu jam dari pusat Kota Malang. Di sini, Anda bisa berenang sepuasnya karena ukuran kolam yang ada bisa menampung hingga ratusan orang.

Pepohonan beringin tua yang mengelilingi pinggiran kolam menambah sejuk suasana di Sumber Taman. Jadi Anda tak perlu khawatir kepanasan saat berada di tempat wisata ini. Tak ingin berenang? Tenang, pihak pengelola juga menyediakan beberapa ayunan yang menggantung dipepohonan sebelah kolam.

Sejuknya udara dan beningnya air di Sumber Taman sangat mendukung bagi Anda yang ingin healing di tempat yang jauh dari keramaian. Damai dan tenang.

Bagi Anda yang tidak bisa berenang, pihak pengelola juga menyediakan persewaan pelampung. Ada juga kolam renang dangkal yang diperuntukkan bagi anak-anak.

Tak cukup sampai disitu, pemandangan persawahan dibelakang Sumber Taman juga bisa menjadi opsi lain untuk berfoto-foto. Tersedia juga berbagai fasilitas seperti musala, warung, toilet, penjual pakaian renang, juga tempat parkir yang cukup luas.

Kolam di Sumber Taman ini bisa menampung banyak pengunjung sekaligus. (Ferdinand/Radar Malang)

Wisata ini buka mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Harga tiket yang dibanderol sangat terjangkau, yakni hanya Rp 3.000 per orang. Sementara untuk parkir kendaraan hanya sekitar Rp 2 ribu sampai 5 ribu.

“Baru pertama kali kesini. Senang, namun perlu diperhatikan lagi penambahan fasilitas agar lebih menarik,” ujar Utami, salah satu pengunjung asal Malang.

Namun akibat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), jumlah pengunjung tidak lagi sebanyak dulu. “Sekarang lebih sepi, hanya puluhan orang yang datang,” ujar salah satu penjaga wisata, Salim.

Pewarta: Ferdinand Dicky

MALANG KABUPATEN – Berada di Desa Karangasuko, Kecamatan Pagelaran, Wisata Sumber Taman menyajikan keindahan alam yang berbeda. Selain Sumber Jenon dan Sumber Sira, Sumber Taman boleh dibilang sebagai hidden paradise-nya Kabupaten Malang.

Berwisata ke tempat ini, Anda akan disuguhi dengan sumber mata air yang jernih kebiruan. Bahkan dasar kolam di kawasan sumber tersebut bisa terlihat sangat jelas karena jernihnya air di Sumber Taman.

Untuk menjangkau Sumber Taman, dibutuhkan waktu sekitar satu jam dari pusat Kota Malang. Di sini, Anda bisa berenang sepuasnya karena ukuran kolam yang ada bisa menampung hingga ratusan orang.

Pepohonan beringin tua yang mengelilingi pinggiran kolam menambah sejuk suasana di Sumber Taman. Jadi Anda tak perlu khawatir kepanasan saat berada di tempat wisata ini. Tak ingin berenang? Tenang, pihak pengelola juga menyediakan beberapa ayunan yang menggantung dipepohonan sebelah kolam.

Sejuknya udara dan beningnya air di Sumber Taman sangat mendukung bagi Anda yang ingin healing di tempat yang jauh dari keramaian. Damai dan tenang.

Bagi Anda yang tidak bisa berenang, pihak pengelola juga menyediakan persewaan pelampung. Ada juga kolam renang dangkal yang diperuntukkan bagi anak-anak.

Tak cukup sampai disitu, pemandangan persawahan dibelakang Sumber Taman juga bisa menjadi opsi lain untuk berfoto-foto. Tersedia juga berbagai fasilitas seperti musala, warung, toilet, penjual pakaian renang, juga tempat parkir yang cukup luas.

Kolam di Sumber Taman ini bisa menampung banyak pengunjung sekaligus. (Ferdinand/Radar Malang)

Wisata ini buka mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Harga tiket yang dibanderol sangat terjangkau, yakni hanya Rp 3.000 per orang. Sementara untuk parkir kendaraan hanya sekitar Rp 2 ribu sampai 5 ribu.

“Baru pertama kali kesini. Senang, namun perlu diperhatikan lagi penambahan fasilitas agar lebih menarik,” ujar Utami, salah satu pengunjung asal Malang.

Namun akibat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), jumlah pengunjung tidak lagi sebanyak dulu. “Sekarang lebih sepi, hanya puluhan orang yang datang,” ujar salah satu penjaga wisata, Salim.

Pewarta: Ferdinand Dicky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/