alexametrics
25.6 C
Malang
Sunday, 3 July 2022

Sah, 35 Pilot Paralayang Kantongi Lisensi

KOTA BATU – Sebanyak 35 siswa pelatihan pilot paralayang Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang dan Lanud Abdulrachman Saleh tahun 2020 resmi dikukuhkan sebagai pilot baru, kemarin (15/8).

Pengukuhan ini ditandai dengan selebrasi penyematan brevet untuk para siswa di Landing Area Paralayang Songgo Maruto, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.

“Dengan selebrasi penyematan brevet paralayang tersebut, berarti para mantan siswa itu telah sah menjadi pilot-pilot paralayang yang mampu mengendalikan parasut paralayang mulai dari take off, terbang, hingga landing,” kata Kepala Pembinaan Potensi Dirgantara (Kabinpotdirga) Lanud Abdulrachman Saleh Letkol Sus M. Isa Suneth SH.

Dia menambahkan, selebrasi yang juga disebut wingday itu didahului dengan demonstrasi paralayang. Sebanyak 75 pilot paralayang senior membawa bendera Merah Putih dan brevet untuk dikenakan pada para siswa.

Sementara itu, Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Hesly Paat mengatakan, acara wingday kali ini diikuti 35 siswa yang mendapatkan brevet paralayang.

”Dari 40 siswa, sebanyak 35 siswa yang dinyatakan lulus,” kata dia.

SELEBRASI: Sebanyak 75 pilot paralayang senior melakukan demonstrasi paralayang saat wingday. (Foto: Ulfa Afrian /Radar Malang)

Hesly berharap, mereka yang baru lulus tersebut bisa menunjung tinggi sportivitas, mematuhi aturan pertandingan dengan disiplin, dan tetap mengutamakan keselamatan.

Lebih lanjut, para siswa yang telah dinyatakan lulus ini diharapkan bisa menjadi penerus atlet yang senior.

”Karena saya lihat 35 mantan siswa ini berpotensi bisa sampai tingkat internasional,” ujar Hesly.

Dia berpesan agar para pilot paralayang baru ini tidak berpuas diri. Mereka diminta untuk terus memelihara dan meningkatkan kemampuan terbang melalui latihan.

Para siswa ini diharapkan juga menempa mental dan fisik dengan mengikuti ekshibisi atau pertandingan tingkat daerah maupun nasional.

”Modal dasar yang didapatkan dari pelatihan hendaknya dibina secara terarah,” pungkas Hesly.

Pewarta: Ulfa Afrian

KOTA BATU – Sebanyak 35 siswa pelatihan pilot paralayang Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang dan Lanud Abdulrachman Saleh tahun 2020 resmi dikukuhkan sebagai pilot baru, kemarin (15/8).

Pengukuhan ini ditandai dengan selebrasi penyematan brevet untuk para siswa di Landing Area Paralayang Songgo Maruto, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.

“Dengan selebrasi penyematan brevet paralayang tersebut, berarti para mantan siswa itu telah sah menjadi pilot-pilot paralayang yang mampu mengendalikan parasut paralayang mulai dari take off, terbang, hingga landing,” kata Kepala Pembinaan Potensi Dirgantara (Kabinpotdirga) Lanud Abdulrachman Saleh Letkol Sus M. Isa Suneth SH.

Dia menambahkan, selebrasi yang juga disebut wingday itu didahului dengan demonstrasi paralayang. Sebanyak 75 pilot paralayang senior membawa bendera Merah Putih dan brevet untuk dikenakan pada para siswa.

Sementara itu, Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Hesly Paat mengatakan, acara wingday kali ini diikuti 35 siswa yang mendapatkan brevet paralayang.

”Dari 40 siswa, sebanyak 35 siswa yang dinyatakan lulus,” kata dia.

SELEBRASI: Sebanyak 75 pilot paralayang senior melakukan demonstrasi paralayang saat wingday. (Foto: Ulfa Afrian /Radar Malang)

Hesly berharap, mereka yang baru lulus tersebut bisa menunjung tinggi sportivitas, mematuhi aturan pertandingan dengan disiplin, dan tetap mengutamakan keselamatan.

Lebih lanjut, para siswa yang telah dinyatakan lulus ini diharapkan bisa menjadi penerus atlet yang senior.

”Karena saya lihat 35 mantan siswa ini berpotensi bisa sampai tingkat internasional,” ujar Hesly.

Dia berpesan agar para pilot paralayang baru ini tidak berpuas diri. Mereka diminta untuk terus memelihara dan meningkatkan kemampuan terbang melalui latihan.

Para siswa ini diharapkan juga menempa mental dan fisik dengan mengikuti ekshibisi atau pertandingan tingkat daerah maupun nasional.

”Modal dasar yang didapatkan dari pelatihan hendaknya dibina secara terarah,” pungkas Hesly.

Pewarta: Ulfa Afrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/