alexametrics
25.1 C
Malang
Tuesday, 11 May 2021

’Penyegaran’ Warna Kampung Tematik Malang Butuh Belasan Ton Cat

MALANG KOTA – Upaya ’menyegarkan’ kembali warna Kampung Biru Arema (KBA) dan Kampung Warna-warni Jodipan (KWJ) Kota Malang butuh banyak biaya. Karena itu, dibutuhkan keteribatan banyak pihak agar dua destinasi wisata ini kembali cantik. Sementara untuk kebutuhan catnya saja bisa sampai belasan ton.

Vice President PT Indana Steven A. Sugiharto mengakui pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan Pemkot Malang untuk menyegarkan cat KBA dan KWJ. Komunikasi diarahkan untuk tahap perawatan. ”Kalau umur cat bisa tahan 2 sampai 3 tahun melekat dan setelahnya akan dilakukan perawatan untuk cat ulang,” kata dia.

Steven juga menyebut bila tahap perawatan memang tak mudah dilakukan. Khususnya untuk KBA, sebab saat ini wilayahnya dua kali lipat lebih luas dari KWJ.

Pada tahun 2018 silam saja, pihaknya menghabiskan 13 ton cat untuk KBA. Sementara untuk KWJ, pihaknya hanya mengeluarkan 2 ton cat. Estimasi itu mengisyaratkan soal besarnya biaya yang dibutuhkan untuk perawatan KBA.

Kendala lain yang dihadapi saat ini berkaitan dengan faktor cuaca. Semua poin-poin kendala itu menurutnya telah dipetakan pihaknya. Steven juga memastikan upaya komunikasi dengan pengurus KWJ untuk pengecatan ulang juga sudah dilakukan. ”Terkait teknis masih kami bahas lagi,” kata dia.

Seperti diketahu kondisi Kampung Biru Arema (KBA) dan Kampung Warna-warni Jodipan (KWJ) dulu dan kini mulai terlihat berbeda. Saat ini cat yang menempel di dinding dan genteng rumah warga mulai memudar. Citra berwarna pada barisan rumah-rumah memang masih terlihat. Namun, jika dibiarkan tanpa ada perawatan, cat akan semakin memudar dan kawasan perkampungan ini terlihat semakin kusam.(rmc/adn/c1/by)

MALANG KOTA – Upaya ’menyegarkan’ kembali warna Kampung Biru Arema (KBA) dan Kampung Warna-warni Jodipan (KWJ) Kota Malang butuh banyak biaya. Karena itu, dibutuhkan keteribatan banyak pihak agar dua destinasi wisata ini kembali cantik. Sementara untuk kebutuhan catnya saja bisa sampai belasan ton.

Vice President PT Indana Steven A. Sugiharto mengakui pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan Pemkot Malang untuk menyegarkan cat KBA dan KWJ. Komunikasi diarahkan untuk tahap perawatan. ”Kalau umur cat bisa tahan 2 sampai 3 tahun melekat dan setelahnya akan dilakukan perawatan untuk cat ulang,” kata dia.

Steven juga menyebut bila tahap perawatan memang tak mudah dilakukan. Khususnya untuk KBA, sebab saat ini wilayahnya dua kali lipat lebih luas dari KWJ.

Pada tahun 2018 silam saja, pihaknya menghabiskan 13 ton cat untuk KBA. Sementara untuk KWJ, pihaknya hanya mengeluarkan 2 ton cat. Estimasi itu mengisyaratkan soal besarnya biaya yang dibutuhkan untuk perawatan KBA.

Kendala lain yang dihadapi saat ini berkaitan dengan faktor cuaca. Semua poin-poin kendala itu menurutnya telah dipetakan pihaknya. Steven juga memastikan upaya komunikasi dengan pengurus KWJ untuk pengecatan ulang juga sudah dilakukan. ”Terkait teknis masih kami bahas lagi,” kata dia.

Seperti diketahu kondisi Kampung Biru Arema (KBA) dan Kampung Warna-warni Jodipan (KWJ) dulu dan kini mulai terlihat berbeda. Saat ini cat yang menempel di dinding dan genteng rumah warga mulai memudar. Citra berwarna pada barisan rumah-rumah memang masih terlihat. Namun, jika dibiarkan tanpa ada perawatan, cat akan semakin memudar dan kawasan perkampungan ini terlihat semakin kusam.(rmc/adn/c1/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru