alexametrics
25.1 C
Malang
Tuesday, 11 May 2021

Warna Kampung Tematik Kusam, Wali Kota Malang Punya Rencana Ini

MALANG KOTA – Kian kusamnya warna Kampung Biru Arema (KBA) dan Kampung Warna-warni Jodipan (KWJ) juga Wali Kota Malang Sutiaji. Dia memastikan pihaknya telah merencanakan perbaikan di dua lokasi tersebut pada tahun ini.

Menurut Sutiaji Pemkot Malang bakal menggandeng pihak kedua seperti PT Indana sebagai pemasok cat. Komunikasi awal dengan PT Indana sudah dilakukan sejak pengecatan pertama di Jembatan Kedungkandang akhir Maret lalu. ”Tahun ini sudah saya agendakan, tapi masih perlu dibahas lagi,” kata dia saat ditemui Jumat (9/4).

Politikus Partai Demokrat itu juga menyebut bakal ada alokasi dana khusus untuk perawatan KBA dan KWJ. Sumbernya bisa berasal dari dana corporate social responsibility (CSR). Soal tenaga untuk tahap pengecatan, Sutiaji menyebut bila pihaknya bakal menyerahkannya pada pihak kedua. Bisa jadi, warga juga akan turut andil di dalamnya. ”Akan kami dalami lagi kerja sama dengan pihak kedua terkait teknis dan biaya yang akan dialokasikan,” tambah pria berusia 56 tahun itu.

Seperti diketahui, perawatan Kampung Biru Arema (KBA) dan Kampung Warna-warni Jodipan (KWJ) harusnya dilakukan tahun ini. Karena kondisi di lapangan banyak cat yang mulai pudar dan luntur hingga kelihatan tak menarik lagi. (rmc/adn/ci/by)

MALANG KOTA – Kian kusamnya warna Kampung Biru Arema (KBA) dan Kampung Warna-warni Jodipan (KWJ) juga Wali Kota Malang Sutiaji. Dia memastikan pihaknya telah merencanakan perbaikan di dua lokasi tersebut pada tahun ini.

Menurut Sutiaji Pemkot Malang bakal menggandeng pihak kedua seperti PT Indana sebagai pemasok cat. Komunikasi awal dengan PT Indana sudah dilakukan sejak pengecatan pertama di Jembatan Kedungkandang akhir Maret lalu. ”Tahun ini sudah saya agendakan, tapi masih perlu dibahas lagi,” kata dia saat ditemui Jumat (9/4).

Politikus Partai Demokrat itu juga menyebut bakal ada alokasi dana khusus untuk perawatan KBA dan KWJ. Sumbernya bisa berasal dari dana corporate social responsibility (CSR). Soal tenaga untuk tahap pengecatan, Sutiaji menyebut bila pihaknya bakal menyerahkannya pada pihak kedua. Bisa jadi, warga juga akan turut andil di dalamnya. ”Akan kami dalami lagi kerja sama dengan pihak kedua terkait teknis dan biaya yang akan dialokasikan,” tambah pria berusia 56 tahun itu.

Seperti diketahui, perawatan Kampung Biru Arema (KBA) dan Kampung Warna-warni Jodipan (KWJ) harusnya dilakukan tahun ini. Karena kondisi di lapangan banyak cat yang mulai pudar dan luntur hingga kelihatan tak menarik lagi. (rmc/adn/ci/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru