alexametrics
22 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Wisata Tutup, Perahu Penyeberangan ke Pulau Sempu Malang Nganggur

MALANG – Kebijakan PPKM Darurat membuat tempat wisata di sepanjang pesisir Malang Selatan tutup. Tak Terkecuali di Sendangbiru. Padahal biasanya, banyak wisatawan yang menyeberang ke Pulau Sempu agar bisa menikmati pantai berpasir putih dan bersih di sisi utara pulau.

“Kunjungan wisatawan memang terus menurun di masa PPKM Darurat ini, apalagi pas ada aturan penutupan wisata itu malah semakin terasa,” ujar Sutrisno, nelayan Sendang Biru yang biasa mengatar wisatawan ke Pulau Sempu.

Diakuinya, mesi pantai di sisi utara Pulau Sempu sangat diminati wisatawan, namun sejak pandemi Covid-19, penyeberangan menuju Pulau Sempu juga menurun. Padahal sebelumnya, mayoritas wisatawan yang datang ke Pantai Sendang Biru memilih menyeberang ke Pulau Sempu. “Sekarang kalau ada yang datang satu kelompok wisatawan aja udah bersyukur dan mereka mau nyeberang ke sana (Pulau Sempu) itu sudah lumayan bisa buat beli solar,” tambahnya.

Tak hanya itu, agar perahunya tak menganggur, pemilik perahu bahkan rela memberlakukan pemotongan kepada wisatawan yang hendak menyeberang ke Pulau Sempu. “Biasanya tarif menyeberang PP (Pulang-Pergi) itu Rp 160 ribu, tapi sekarang karena sepi pengunjung harganya turun di kisaran Rp 100 ribu – Rp 130 ribu,” lanjutnya.

Sebagai informasi penutupan wisata di Kabupaten Malang telah diberlakukan semenjak hari pertama PPKM Darurat pada 3 Juli lalu sesuai dengan Instruksi Kementerian Dalam Negeri mengenai PPKM Darurat.

“Sesuai intruksi tempat wisata sementara di tutup dulu, kalau sudah normal pasti akan diizinkan untuk buka kembali. Kalau kasusnya sudah melandai pasti segera kami buka,” ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara.

Pewarta: M. Ubaidillah

MALANG – Kebijakan PPKM Darurat membuat tempat wisata di sepanjang pesisir Malang Selatan tutup. Tak Terkecuali di Sendangbiru. Padahal biasanya, banyak wisatawan yang menyeberang ke Pulau Sempu agar bisa menikmati pantai berpasir putih dan bersih di sisi utara pulau.

“Kunjungan wisatawan memang terus menurun di masa PPKM Darurat ini, apalagi pas ada aturan penutupan wisata itu malah semakin terasa,” ujar Sutrisno, nelayan Sendang Biru yang biasa mengatar wisatawan ke Pulau Sempu.

Diakuinya, mesi pantai di sisi utara Pulau Sempu sangat diminati wisatawan, namun sejak pandemi Covid-19, penyeberangan menuju Pulau Sempu juga menurun. Padahal sebelumnya, mayoritas wisatawan yang datang ke Pantai Sendang Biru memilih menyeberang ke Pulau Sempu. “Sekarang kalau ada yang datang satu kelompok wisatawan aja udah bersyukur dan mereka mau nyeberang ke sana (Pulau Sempu) itu sudah lumayan bisa buat beli solar,” tambahnya.

Tak hanya itu, agar perahunya tak menganggur, pemilik perahu bahkan rela memberlakukan pemotongan kepada wisatawan yang hendak menyeberang ke Pulau Sempu. “Biasanya tarif menyeberang PP (Pulang-Pergi) itu Rp 160 ribu, tapi sekarang karena sepi pengunjung harganya turun di kisaran Rp 100 ribu – Rp 130 ribu,” lanjutnya.

Sebagai informasi penutupan wisata di Kabupaten Malang telah diberlakukan semenjak hari pertama PPKM Darurat pada 3 Juli lalu sesuai dengan Instruksi Kementerian Dalam Negeri mengenai PPKM Darurat.

“Sesuai intruksi tempat wisata sementara di tutup dulu, kalau sudah normal pasti akan diizinkan untuk buka kembali. Kalau kasusnya sudah melandai pasti segera kami buka,” ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara.

Pewarta: M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/