alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Pengumuman! Gunung Bromo Kembali Dibuka

MALANG – Setelah 11 hari ditutup untuk mendukung kebijakan larangan mudik sejak tanggal 13-23 Mei, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) buka lagi untuk wisatawan mulai hari ini (24/5).

Humas TNBTS Syarif Hidayat mengatakan, meski resmi menerima kunjungan, ada beberapa hal yang harus dilengkapi para wisatawan apabila ingin menikmati keindahan Gunung Bromo. Yang pertama, pemesanan tiket hanya bisa didapatkan melalui sistem beli secara online.

”Pembelian tiket masuk hanya dilakukan secara online,” ucapnya.

Selain itu, ada beberapa aturan lain yang mengikat setiap pengunjung yang masuk. Di antaranya, hanya mereka yang dalam keadaan sehat dan fit yang diperbolehkan memasuki area TNBTS. Tak hanya itu, saat ini juga ada batasan usia.

Seseorang yang berumur di atas 60 tahun tak akan diizinkan untuk berwisata di sana serta wanita yang sedang hamil juga tak akan dibiarkan masuk ke areal Bromo dan sekitarnya.

”Ketika di tempat wisata, para pengunjung wajib menjaga jarak, tidak berkerumun, memakai masker, membawa hand sanitizer, membawa kresek kecil untuk membuang masker,” imbuhnya.

Agar komitmen untuk tidak berkerumun bisa tetap ditegakkan, pengelola TNBTS juga telah mengatur jumlah kuota kunjungan di setiap destinasi yang ada di TNBTS. Di Bukit Cinta misalnya, hanya dapat didatangi 56 orang per hari. Bukit Kedaluh hanya boleh untuk 172 orang per hari, Penanjakan 339 orang per hari, Mentigen 200 orang, terakhir Savana Teletubbies untuk 867 orang per hari.

”Dengan aturan seperti ini, harapan kami TNBTS tetap bisa menjadi destinasi yang aman. Masyarakat yang ingin berkunjung jadi tak takut tertular virus Covid-19 di sana. Sehingga meskipun di tengah pandemi, wisata bisa tetap diizinkan buka,” harap Syarif. (fik/abm/rmc)

MALANG – Setelah 11 hari ditutup untuk mendukung kebijakan larangan mudik sejak tanggal 13-23 Mei, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) buka lagi untuk wisatawan mulai hari ini (24/5).

Humas TNBTS Syarif Hidayat mengatakan, meski resmi menerima kunjungan, ada beberapa hal yang harus dilengkapi para wisatawan apabila ingin menikmati keindahan Gunung Bromo. Yang pertama, pemesanan tiket hanya bisa didapatkan melalui sistem beli secara online.

”Pembelian tiket masuk hanya dilakukan secara online,” ucapnya.

Selain itu, ada beberapa aturan lain yang mengikat setiap pengunjung yang masuk. Di antaranya, hanya mereka yang dalam keadaan sehat dan fit yang diperbolehkan memasuki area TNBTS. Tak hanya itu, saat ini juga ada batasan usia.

Seseorang yang berumur di atas 60 tahun tak akan diizinkan untuk berwisata di sana serta wanita yang sedang hamil juga tak akan dibiarkan masuk ke areal Bromo dan sekitarnya.

”Ketika di tempat wisata, para pengunjung wajib menjaga jarak, tidak berkerumun, memakai masker, membawa hand sanitizer, membawa kresek kecil untuk membuang masker,” imbuhnya.

Agar komitmen untuk tidak berkerumun bisa tetap ditegakkan, pengelola TNBTS juga telah mengatur jumlah kuota kunjungan di setiap destinasi yang ada di TNBTS. Di Bukit Cinta misalnya, hanya dapat didatangi 56 orang per hari. Bukit Kedaluh hanya boleh untuk 172 orang per hari, Penanjakan 339 orang per hari, Mentigen 200 orang, terakhir Savana Teletubbies untuk 867 orang per hari.

”Dengan aturan seperti ini, harapan kami TNBTS tetap bisa menjadi destinasi yang aman. Masyarakat yang ingin berkunjung jadi tak takut tertular virus Covid-19 di sana. Sehingga meskipun di tengah pandemi, wisata bisa tetap diizinkan buka,” harap Syarif. (fik/abm/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/