alexametrics
27.9 C
Malang
Monday, 21 September 2020

Masih Ditutup, 150 Pedagang Gantungkan Ekonomi dari Wisata Wendit

- Advertisement -
- Advertisement -

KABUPATEN – Sejak tutup mulai 5 April lalu akibat pandemi Covid-19, hingga hari ini (29/7) Taman Wisata Air Wendit belum ada tanda-tanda dibuka kembali. Sementara, di satu sisi 150 pedagang kecil sangat menggantungkan ekonominya dari beroperasinya tempat wisata yang berlokasi di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis ini.

”Sejak Wendit tutup, terus terang kami para pedagang sudah tidak memiliki penghasilan lagi. Sementara kami harus tetap menghidupi keluarga dan banyak di antara pedagang juga punya angsuran pinjaman di bank maupun koperasi,” ungkap Ketua Paguyuban Pedagang Taman Wisata Air Wendit Tugas Harianto.

Karena itu, Harianto melanjutkan, pihaknya berharap agar Taman Wisata Wendit bisa segera dibuka. Dia mengatakan jika penghasilan pedagang sudah jauh berkurang seiring dengan makin sepinya kunjungan warga ke Wendit. Menyusul adanya kenaikan tarif tiket masuk yang dilakukan oleh pengelola.

“Kondisinya semakin parah seiring dengan penutupan tempat wisata Wendit gegara Covid-19,” kata pria yang akrab disapa Gatot ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara menyatakan, pihaknya mempersilakan pengelola destinasi wisata buatan untuk kembali beroperasi.

”Destinasi mana pun mau buka kapan saja boleh, sepanjang protokol kesehatannya dijalankan,” kata Made saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Malang kemarin sore.

Namun tentunya, pihak pengelola harus melaporkan dulu kepada pihak yang berwenang agar satgas pariwisata bisa memeriksa kesiapan mereka. ”<em>Standard operating procedure</em> (SOP)-nya harus berjalan dengan baik,” tegas Made.

Pria asal Bali itu juga mensyaratkan agar seluruh destinasi wisata yang akan dibuka tersebut melaksanakan tahapan uji coba.

Dari ratusan destinasi wisata buatan yang ada di Kabupaten Malang, Made membenarkan Taman Wisata Air Wendit sudah mengajukan izin pembukaan kembali. ”Uji cobanya masih akan dimulai awal bulan depan,” katanya.

Adapun lama periode uji coba tersebut maksimal akan berjalan selama satu bulan. Sedangkan pengawasan uji coba tersebut nantinya akan diutamakan pada momen akhir pekan. Atau pada momen liburan di mana banyak wisatawan yang berdatangan.

”Termasuk kami juga minta agar setiap ada destinasi yang buka, maka kepala desa dan musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) juga harus ikut bertanggung jawab. Ada tanda tangan pakta integritas bahwa mereka akan ikut mengawal jalannya protokol kesehatan di tempat wisata itu,” pungkas Made.

Pewarta: Farik Fajarwati
Editor: Hendarmono Al S

- Advertisement -

Latest news

Baru Dibuka, Taman Wisata Selecta Didominasi Keluarga

KOTA BATU – Taman Wisata Selecta mengalami penurunan pengunjung yang sangat signifikan, terlihat dari tempat parkir yang hanya berisi sekitar 50 sepeda motor dan 20 mobil. Kunjungan hariannya hanya mencapai sekitar 500 pengunjung per hari saat week day dan 3000 pengunjung saat week end. Meski begitu selecta tetap membuka semua wahana kecuali wahana tagada. Karena wahana tersebut tidak memungkinkan untuk menerapkan protokol kesehatan (social distancing).
- Advertisement -

Sambut HUT, Sentral Bangunan Beri Cash Back Hingga Undian Berhadiah

KARANGLO- Pandemi covid-19 memang berdampak signifikan terhadap dunia bisnis. Itu pula yang dirasakan manajemen Sentral Bangunan (SEB) Malang. Walaupun begitu, supermarket bahan bangunan yang berada di wilayah Karanglo, Kabupaten Malang ini tetap berupaya memberikan yang terbaik kepada pelanggan dan konsumennya.

PKM Polinema Beri Latihan Wirausaha Ke Posyandu Disabilitas

MALANG - Pendidikan tinggi vokasi ternama di Kota Malang Polinema pada jurusan teknik kimia menunjukan jati diri dan perannya dalam memberikan kepedulian kepada masyarakat. Hal itu terbukti, dari pelatihan kewirausahaan dan tepat guna yang berbasis kesehatan hasil kerjasama Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Jurusan Teknik Kimia Polinema yang bekerjasama dengan Posyandu Disabilitas Desa Bedali Kecamatan Lawang Kabupaten Malang.

Pelaku Wisata Kota Batu Belum Bebas Narkoba 100 Persen

Kota Batu - Sejak tahun 2012, BNN Kota Batu bekerjasama dengan berbagai tempat wisata dan penginapan untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba. Daerah yang memiliki obyek wisata potensial dan sering dikunjungi wisatawan, rentan menjadi tempat tujuan narkoba.

Related news

Asyiknya Wisata Petik Jeruk di Lanud Abdulrachman Saleh

Pengelola dan Perawat Kebun Jeruk Satpom AU Serda Kasani menuturkan bila destinasi itu mulai dibuka 13 Agustus lalu dan akan terus beroperasi hingga November mendatang.

Protokol Kesehatan Kawal Wisatawan Nikmati Eksotisme Pantai Sendiki

Koordinator Wisata (Korwis) Pantai Sendiki Perum Perhutani KPH Malang Nulyo Adi Wiyoto mengatakan, standar protokol kesehatan sudah disiapkan untuk menyambut wisatawan.

Penyu dan Tukik, Daya Tarik Baru di Bajulmati

GEDANGAN - Fokus melestarikan habitat penyu sejak beberapa tahun lalu, Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC) kini turut menambah daya tarik baru di Pantai Bajulmati. Selain bisa menikmati keindahan pantai di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, wisatawan kini juga bisa mengetahui seluk-beluk soal penyu.

Pantai Ngudel Jadi Lokasi Favorit Foto Prewed Kekinian

Dia mengatakan, wisatawan yang berkunjung di Pantai Ngudel tidak perlu khawatir karena sudah tersedia tempat cuci tangan, jaga jarak, pengecekan suhu, hand sanitizer, hingga tirai di tempat jualan warga. Bahkan, di tempat loket juga disediakan masker bagi pengunjung yang lupa tidak mengenakan masker.
- Advertisement -