KOTA MALANG – Penetapan awal puasa Ramadan diperkirakan akan mengalami perbedaan antara Muhammadiyah dengan NU dan Pemerintah.
Muhammadiyah dengan NU dan Pemerintah memiliki metode penetapan awal permulaan bulan hijriah yang berbeda.
Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Wujudul Hilal Hakiki, sedangkan NU dan Pemerintah menggunakan metode Rukyatul Hilal.
Sejauh ini, Muhammadiyah telah melakukan penetapan awal 1 Ramadan, 1 Syawal, dan 1 Dzulhijjah. Lalu, kapan Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU menetapkan awal Ramadan tahun ini?
Awal Puasa Ramadan 2024 Muhammadiyah
Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman resmi Muhammadiyah, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1445 H pada 11 Maret, Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal pada 10 April, dan Hari Raya Idul Adha 1 Zulhijjah pada 17 Juni 2024.
Penetapan informasi waktu-waktu penting ini disampaikan oleh Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Sayuti pada Sabtu (20/1) melalui Konferensi Pers di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro, Nomor 23, Kota Yogyakarta.
Penetapan tersebut tercantum dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah 1445 Hijriyah menggunakan metode Hisab Wujudul Hilal Hakiki yang ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti pada 12 Januari 2024.
Jadwal Sidang Isbat 2024 Kemenag
Kementerian Agama RI akan menggelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1445 H pada 10 Maret 2024. Sidang Isbat akan dihelat di Auditorium H.M. Rasiji Kementerian Agama, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.
Dilansir dari laman resmi Kementerian Agama RI, menurut Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Kamarudin Amin kegiatan ini akan digelar secara hybrid, yakni dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).
Berbeda dengan Muhammadiyah, Kemenag menggunakan metode Rukyatul Hilal, sehingga kegiatan akan digelar pada 29 Sya’ban atau 10 Maret 2024.
Sidang Isbat akan dilakukan secara tertutup setelah Salat Maghrib dan Rukyatul Hilal dilakukan oleh Tim Kemenag pada 134 lokasi di seluruh Indonesia, serta kegiatan ini dapat diakses secara live melalui Channel Youtube Bimas Islam.
Prediksi Awal Puasa 2024 NU
Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman NU Online Jabar, Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) memprediksi awal bulan Ramadan tahun ini diperkirakan jatuh pada 12 Maret 2024.
Prediksi tersebut didasari pengamatan posisi hilal maupun tinggi elongasinya.
“Untuk awal Ramadan tahun ini, dengan memperhatikan posisi hilal baik tinggi maupun elongasinya, secara pengalaman atau tajribah, hilal tak mungkin dapat dirukyat pada Ahad sore 10 Maret,” kata Kiai Sirril seperti dikutip dari NU Online, Selasa (27/2).
Jadi, sebagaimana yang ada pada almanak PBNU, Nahdlatul Ulama memprediksi awal puasa Ramadan akan dimulai pada 12 Maret 2024. (Muhammad Yusuf N.)
Editor : Aditya Novrian